Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital dan Anti-Hoaks Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Depri Yadi; Fitri Nurhaliza; Dwy Febiyanti; Anisa Dwi Anggraini; Susan Mareta; Mandra jaya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 10 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital menuntut peserta didik sekolah dasar untuk memiliki ketahanan terhadap arus misinformasi dan berita bohong (hoaks). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam mengintegrasikan literasi digital guna memperkuat karakter serta kemampuan berpikir kritis siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten melalui studi kepustakaan (library research), pengumpulan data dilakukan terhadap literatur akademik dan dokumen kebijakan periode 2018–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran PPKn berhasil membentuk tiga dimensi kompetensi kewarganegaraan, yaitu civic knowledge, civic skills, dan civic disposition. Strategi pembelajaran seperti Think Check Share (TCS) dan Fact-Checking Club terbukti efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam memilah informasi serta mendukung pencapaian Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi bernalar kritis dan berkebinekaan global. Kendati demikian, implementasinya masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan kompetensi digital guru, minimnya literasi orang tua, keterbatasan jam pelajaran, serta kesenjangan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara sekolah, keluarga, dan pemerintah sangat diperlukan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia yang cerdas dan beradab di era digital.