Komunitas Kreatif Hamutuk Ita Bele di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, merupakan kelompok usaha kreatif berbasis budaya Nusa Tenggara Timur yang menghadapi kendala dalam perencanaan dan pengelolaan modal usaha. Penggunaan modal yang masih dilakukan secara spontan menyebabkan kesulitan dalam menentukan prioritas kebutuhan usaha, mengendalikan biaya produksi, dan merencanakan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra dalam menyusun perencanaan keuangan yang adaptif melalui simulasi keuangan sederhana. Metode yang digunakan meliputi empat tahapan, yaitu penyusunan rencana kebutuhan minimal usaha, pelatihan simula si keuangan sederhana, integrasi perencanaan keuangan dan produksi, serta pendampingan implementasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra berhasil menyusun dokumen rencana kebutuhan minimal usaha sebagai dasar pengelolaan modal yang lebih terarah. Melalui pelatihan simulasi keuangan, peserta mampu memahami hubungan antara modal, biaya produksi, pendapatan, dan keuntungan serta melakukan perhitungan sederhana secara mandiri. Pada tahap integrasi perencanaan keuangan dan produksi, mitra mampu menyusun rencana produksi yang lebih realistis berdasarkan kemampuan modal dan target penjualan. Selain itu, pendampingan implementasi mendorong mitra untuk menggunakan dokumen perencanaan dalam pengambilan keputusan usaha dan memanfaatkan lembaga keuangan formal melalui keanggotaan koperasi simpan pinjam. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas perencanaan usaha, efisiensi penggunaan modal, serta mendukung keberlanjutan usaha kreatif berbasis budaya lokal melalui pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan terukur.