Muhamad Rachel Harits
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pemanfaatan Google Maps Bagi Umkm Untuk Meningkatkan Visibilitas dan Aksesibilitas Usaha Di Jorong Gumarang II Muhamad Rachel Harits; Yulifda Elin Yuspita
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah perdesaan masih banyak mengandalkan promosi dari mulut ke mulut serta kedekatan geografis dengan pelanggan, sementara perilaku pencarian konsumen semakin bergeser ke peta digital dan mesin pencari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM di Jorong Gumarang II, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dalam menyiapkan dan membuat lokasi usaha pada Google Maps sebagai langkah praktis untuk meningkatkan aksesibilitas usaha pada era digital. Kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui observasi lapangan, identifikasi informasi usaha, dialog langsung dengan pemilik usaha, penyiapan data lokasi dan dokumentasi visual, penentuan titik peta, serta pendampingan pengajuan atau pengelolaan informasi lokasi usaha. Data diperoleh dari catatan lapangan, observasi langsung, dialog dengan mitra, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan berbasis lokasi mampu menerjemahkan konsep pemasaran digital yang abstrak menjadi tindakan konkret yang mudah dipahami pelaku usaha, yaitu memastikan nama usaha, mengenali titik fisik, menyiapkan informasi kontak dan waktu layanan, mendokumentasikan tampilan usaha, serta memahami cara calon pelanggan menemukan rute menuju tempat usaha. Kontribusi utama kegiatan ini adalah model pendampingan sederhana dan dapat direplikasi yang menghubungkan literasi digital dengan aksesibilitas UMKM tanpa membutuhkan teknologi rumit maupun biaya promosi yang tinggi. Keberlanjutan program memerlukan pembaruan informasi, pengelolaan kepemilikan profil, verifikasi, dan integrasi dengan kanal digital lain agar informasi usaha tetap akurat dan bermanfaat bagi konsumen.