Nurleli
Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KAMPUS SEBAGAI PROSES BERKELANJUTAN: STUDI KUALITATIF Ainal Mardhiah; Nurleli; Roma Sitio; Nirwan
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Innovative Approach to Maternal and Child Health
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/d5651r14

Abstract

Merokok merupakan suatu perilaku yang berdampak negative terhadap kesehatan, bukan hanya untuk rokok saja tetapi untuk orang-orang yang berada di sekelilingnya yang ikut terpapar. Kawasan tanpa rokok sangat berperan untuk menurunkan perokok pasif, dan membantu remaja mengalahkan perangkap rokok. Regulasi Kawasan tanpa rokok adalah penting untuk memenuhi hak masyarakat menghirup udara segar bebas dari asap rokok sehingga melindungi kesehatan perseorangan, keluarga, masyarakat yang merupakan hak azazi manusia dari bahan berbahaya yang mengandung karsinogen dan zat adiktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan kawasan tanpa rokok di sebuah Kampus swasta di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif. Pemilihan subjek penelitian ditentukan secara purposive dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, dan observasi. Data dianalisis menggunakan OpenCode 4.4 sesuai dengan tahapan analisis data. Hasil penelitian didapatkan pembentukan kebijakan Kawasan tanpa rokok di Kampus melibatkan stakeholders, sosialisai dilakukan di muai dari Ketua Program studi ke dosen dan seluruh civitas akademika, pengawasan dilakukan oleh security dan civitas akademika baik perokok maupun kok perokok, sanksi yang diberikan berupa surat peringatan dan yang paling berat adalah dikeluarkan. Untuk keberlanjutan penerapan kebijakan Kawasan tanpa rokok sangat diperlukan dukungan baik dari internal maupun eksternal.