This Author published in this journals
All Journal Khidmah Nusantara
Syaidatun Ni’matul Ulya
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Cair dan Cairan Pembersih Kerak Sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Masyarakat Pedesaan Chumeira Shollu Nidyasarta; Muhammad Habib Khoirul Anwar; Lisma Dewi ‘Ainul Yaqin; Syaidatun Ni’matul Ulya; Emilya Shalsabila; Ringgi Candraning Prawerti
Khidmah Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/py5xgx41

Abstract

Limbah organik rumah tangga seperti sisa sayuran, sisa buah, dan air cucian beras di Desa Sumberingin, Kabupaten Trenggalek, masih banyak dibuang tanpa diolah, padahal berpotensi menjadi pupuk kompos cair yang bermanfaat bagi pertanian rumah tangga. Ketergantungan masyarakat pada produk pembersih kerak kemasan pabrikan juga membebani pengeluaran rutin rumah tangga, meskipun cairan serupa dapat diracik mandiri dari bahan sederhana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pertanian dan kebersihan rumah tangga melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan pupuk kompos cair dari limbah organik rumah tangga serta cairan pembersih kerak dari bahan kimia sederhana seperti HCl, garam dapur, dan citrun, sehingga mengurangi ketergantungan pada produk kemasan pabrikan. Kegiatan dilaksanakan secara mandiri oleh tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sumberingin menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), yang dipilih karena menekankan keterlibatan aktif masyarakat sejak identifikasi masalah hingga refleksi hasil dan tidak menempatkan warga sekadar sebagai penerima pasif, yang dijabarkan ke dalam empat tahap, yaitu asesmen dan identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan aksi melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, serta refleksi dan evaluasi keberlanjutan melalui pendampingan grup WhatsApp. Kegiatan diikuti oleh 51 peserta yang terdiri atas ibu-ibu kelompok senam, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan jamaah yasinan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, dan pemantauan pascakegiatan mencatat bahwa 15 dari 51 peserta (29,4%) mempraktikkan pembuatan kedua produk secara mandiri di rumah masing-masing dengan pendampingan daring dari tim pelaksana. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kemandirian masyarakat dalam memproduksi kebutuhan pertanian dan kebersihan rumah tangganya sendiri secara berkelanjutan dan ekonomis di tingkat keluarga.