Syiefa Renanda Surya
S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP MERCU BUANA Dian Anjarwati; Dwi Yulia Maritasari; Syiefa Renanda Surya; Aila Karyus
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Innovative Approach to Maternal and Child Health
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/aszqkn37

Abstract

Kurang gizi kronis dan paparan kondisi lingkungan yang tidak memadai berkaitan dengan stunting, sebuah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Mercu Buana, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan metodologi kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh anak berusia 0 hingga 59 bulan (N=931), dengan sampel sebanyak 90 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, penggunaan daftar periksa (checklist), dan pengukuran tinggi badan anak. Analisis univariat dan bivariat dilakukan menggunakan Prevalence Odds Ratio (POR) serta uji Chi-Square atau Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43 anak (47,8%) mengalami stunting. Stunting menunjukkan hubungan yang signifikan dengan sanitasi dasar (p=0,000; POR=22,817; 95% CI: 7,520–69,232) dan pengelolaan limbah rumah tangga (p=0,002; POR=7,556; 95% CI: 2,027–28,157). Namun, stunting tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan ketersediaan air bersih (p=1,000). Upaya terpadu untuk menurunkan prevalensi stunting sebaiknya mencakup peningkatan pengelolaan limbah rumah tangga dan sanitasi dasar