Widya Astutik
Program Studi Sarjana Kebidanan, Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI Alyana Putri; Hestri Norhapifah; Tuti Meihartati; Widya Astutik
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Innovative Approach to Maternal and Child Health
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b8ct7537

Abstract

Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Rendahnya keyakinan diri (self-efficacy) dalam melakukan tindakan pencegahan dapat menjadi salah satu faktor psikologis yang berhubungan dengan perilaku kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas X dan XI SMA Negeri 12 Samarinda, dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur mengenai self-efficacy dan perilaku pencegahan keputihan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki self-efficacy tinggi (61,3%; n=57) dan perilaku pencegahan keputihan yang baik (58,1%; n=54). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri (p<0,001). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa self-efficacy berkaitan dengan perilaku pencegahan keputihan, sehingga peningkatan keyakinan diri melalui edukasi kesehatan reproduksi dapat menjadi salah satu upaya mendukung perilaku pencegahan yang lebih baik.