., Verra Apriawanti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Glasgow Coma Scale dan Lama Perawatan pada Pasien Cedera Kepala dengan Perdarahan Subdural ., Verra Apriawanti
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.417 KB)

Abstract

Latar Belakang. Cedera kepala merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dimasyarakat karena berperan sebagai pemicu kecacatan dan kematian di seluruh dunia. Perdarahan subdural termasuk pada cedera paling mematikan dari semua tipe cedera kepala. Glasgow Coma Scale (GCS) merupakan salah satu alat prediksi yang dapat digunakan dalam menentukan prognosis. Metode. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian berjumlah 30 orang. Data Glasgow Coma Scale (GCS) dan lama perawatan diambil dari rekam medis di RSUD DR Abdul Aziz Kota Singkawang. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil. Analisis data dengan uji Spearman mengindikasikan adanya perbedaan bermakna  antara Glasgow Coma Scale (GCS) dan lama perawatan (p=0,006). Keeratan hubungan yang terjadi diwakili dengan nilai ρ (koefisien korelasi) yaitu 0.486 yang berarti kedua variabel ini memiliki hubungan yang positif atau berbanding lurus. Kesimpulan. Terdapat hubungan antara Glasgow Coma Scale (GCS) dan lama perawatan yaitu peningkatan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dapat meningkatkan lama perawatan pada pasien cedera kepala dengan lesi perdarahan subdural.