Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa

Hubungan antara Glasgow Coma Scale dan Lama Perawatan pada Pasien Cedera Kepala dengan Perdarahan Subdural

., Verra Apriawanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 May 2019

Abstract

Latar Belakang. Cedera kepala merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dimasyarakat karena berperan sebagai pemicu kecacatan dan kematian di seluruh dunia. Perdarahan subdural termasuk pada cedera paling mematikan dari semua tipe cedera kepala. Glasgow Coma Scale (GCS) merupakan salah satu alat prediksi yang dapat digunakan dalam menentukan prognosis. Metode. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian berjumlah 30 orang. Data Glasgow Coma Scale (GCS) dan lama perawatan diambil dari rekam medis di RSUD DR Abdul Aziz Kota Singkawang. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil. Analisis data dengan uji Spearman mengindikasikan adanya perbedaan bermakna  antara Glasgow Coma Scale (GCS) dan lama perawatan (p=0,006). Keeratan hubungan yang terjadi diwakili dengan nilai ρ (koefisien korelasi) yaitu 0.486 yang berarti kedua variabel ini memiliki hubungan yang positif atau berbanding lurus. Kesimpulan. Terdapat hubungan antara Glasgow Coma Scale (GCS) dan lama perawatan yaitu peningkatan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dapat meningkatkan lama perawatan pada pasien cedera kepala dengan lesi perdarahan subdural.

Copyrights © 2019