Kualitas pakan merupakan masalah utama dalam pembudidayaan ikan nila (Oreochromis niloticus) karena sangat mempengaruhi efisiensi pakan serta pertumbuhan ikan. Ketergantungan pada tepung ikan sebagai sumber protein menjadi dasar perlu adanya bahan pengganti yang kaya nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung cacing African Nightcrawler (Eudrilus eugeniae) dan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kualitas fisik dan kimia pakan ikan nila. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Objek penelitian berupa pakan ikan nila dengan variasi penambahan tepung cacing dan tepung daun kelor. Data dikumpulkan melalui uji fisik pakan (warna, daya larut, daya pikat, dan kekerasan) serta uji kimia pakan (kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat). Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA dan uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik pada uji kimia pakan adalah perlakuan A yang menunjukkan kadar protein tertinggi sebesar 28,40% dan kadar lemak yang optimal sebesar 4,10%. Kadar air terendah ditemukan pada perlakuan A, sedangkan kadar abu tertinggi ditemukan pada perlakuan C yang mencapai 18,36%. Sementara itu, kadar karbohidrat tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol dengan nilai sebesar 56,76%. Dalam pengujian fisik pakan, daya larut terbaik diperoleh pada perlakuan kontrol dengan waktu 34,33 menit, sementara daya pikat terbaik didapatkan pada perlakuan A dengan waktu 2,12 detik. Tingkat kekerasan terbaik terlihat pada perlakuan kontrol, dan warna pakan terbaik adalah pada perlakuan A, dengan warna coklat muda yang sesuai dengan karakteristik pakan ikan.