Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode demonstrasi dalam proses pembelajaran pada siswa kelas XI SMK Negeri 8 Pangkep, serta mengevaluasi tingkat keberhasilan penerapan teknik demonstrasi dalam meningkatkan capaian akademik dan keterampilan motorik siswa kelas XI jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) pada studi Agribisnis Tanaman Sayuran di SMK Negeri 8 Pangkep. Riset ini mengaplikasikan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang merujuk pada kerangka kerja Kemmis dan McTaggart. Proses pengkajian direalisasikan melalui dua tahapan putaran (siklus), di mana masing-masing putaran mengintegrasikan fase penyusunan rencana, implementasi, pengamatan lapangan, hingga evaluasi kaji ulang atau refleksi. Terdapat 20 peserta didik dari kelas XI ATPH yang dilibatkan sebagai subjek eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mencakup format observasi, tes evaluasi (pre-test maupun post-test), kuesioner, dan lembar pantauan. Sementara itu, penjabaran data dilakukan melalui pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Temuan riset mengindikasikan bahwa implementasi peragaan ini secara efektif sanggup meningkatkan skor hasil belajar beserta kemahiran praktikal siswa. Terjadi peningkatan rata-rata perolehan nilai dari 55,5% (pada tes awal) menjadi 76% (di akhir siklus I), yang kemudian kembali terjadi peningkatan hingga 84,5% (di akhir siklus II). Tingkat ketuntasan klasikal juga mengalami tren positif, beranjak dari 0% pada fase awal, naik ke level 65% di intervensi pertama, dan mencapai angka 90% pada intervensi kedua. Di samping itu, respons siswa berdasarkan kuesioner menunjukkan rerata skor 88,7%. Kesimpulannya, strategi metode demostrasi sangat efektif dalam proses pembelajaran siswa, meningkatkan capaian akademik, serta mengasah keterampilan motorik mereka.