Anisa Agus Wiayanti
Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Dehasen Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIVERSIFIKASI TOMAT MENJADI ES KRIM UNTUK PENINGKATAN NILAI EKONOMI MASYARAKAT SIDOREJO Eko Sumartono; Evi Andriani; Ririn Apriani; Hilda Meiysa Arif; Anisa Agus Wiayanti; Yahya Abdullah
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i2.1965

Abstract

Desa Sidorejo, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu merupakan daerah potensial untuk budidaya tomat dengan produktivitas mencapai 11.414 kg per hektar. Namun, potensi ini dihadapkan pada masalah klasik saat panen raya, yaitu melimpahnya pasokan tomat yang menyebabkan harga jual anjlok drastis hingga di bawah biaya produksi. Selain itu, karakteristik tomat yang memiliki kadar air tinggi (sekitar 94-95%) menyebabkan umur simpan yang sangat pendek (5-7 hari pada suhu ruang) dan rentan terhadap serangan mikroorganisme pembusuk. Minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sidorejo mengenai teknologi pengolahan tomat menjadi produk bernilai tambah menjadi permasalahan utama yang diidentifikasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui diversifikasi olahan tomat menjadi es krim tomat. Metode pelaksanaan meliputi: (1) tahap persiapan (survei, identifikasi masalah, koordinasi mitra); (2) tahap sosialisasi tentang diversifikasi olahan tomat dan nilai gizinya; (3) tahap pelatihan teknologi pengolahan es krim tomat menggunakan emulsifier SP; (4) tahap pengemasan dan pemberian label produk; serta (5) tahap evaluasi keberhasilan kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 21 warga Desa Sidorejo yang terdiri dari ibu rumah tangga, petani, dan remaja putri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra sebesar 85% (berdasarkan pre-test dan post-test) tentang diversifikasi olahan tomat serta peningkatan keterampilan dalam teknologi pengolahan es krim tomat. Produk es krim tomat yang dihasilkan memiliki karakteristik rasa segar, tekstur lembut, warna merah alami dari likopen, dan nilai jual yang lebih tinggi (Rp 4.000-7.000 per cup) dibandingkan tomat segar (Rp 2.000-3.000 per kg saat panen raya). Luaran kegiatan ini adalah produk es krim tomat yang bernilai ekonomi tinggi, modul pelatihan, dan publikasi pada jurnal pengabdian masyarakat. Kegiatan ini berhasil mengatasi permasalahan mitra terkait minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan tomat serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Sidorejo.