Muhamad Suhardi
Program Studi Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KEPALA SEKOLAH PENGGERAK DALAM MENGEMBANGKAN KURIKULUM BERBASIS KEBUTUHAN MASYARAKAT DAN INDUSTRI Jessica Dhea Suryani; Muhamad Suhardi; Haromain Haromain
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i3.14943

Abstract

ABSTRACT The need to align the curriculum with regional potential and the actual needs of society and the world of work highlights the strategic role of Principals of Sekolah Penggerak in developing relevant curricula. This study aimed to describe the principal’s understanding, steps, and role in developing a relevant curriculum at SMAN 2 Sumbawa Besar. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and document review. The research subjects included the principal, vice principal for curriculum affairs, and teacher representatives. The findings showed that curriculum development was carried out through reviewing educational regulations and student learning outcomes, identifying school conditions and local potential, involving teachers and stakeholders, developing and implementing the curriculum, and conducting periodic evaluations. The agricultural, livestock, marine, and tourism potential of Sumbawa was integrated into learning and strengthened through partnerships with various stakeholders. The principal acted as an instructional leader who provided direction, coordinated school members, facilitated teacher competency development, and encouraged innovation. These findings indicate that participatory and collaborative leadership plays an important role in realizing a contextual curriculum that is relevant to the needs of the surrounding environment. ABSTRAK Kebutuhan penyelarasan kurikulum dengan potensi daerah serta kebutuhan nyata masyarakat dan dunia kerja menuntut peran strategis Kepala Sekolah Penggerak dalam mengembangkan kurikulum yang relevan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman, langkah, serta peran Kepala Sekolah dalam mengembangkan kurikulum yang relevan di SMAN 2 Sumbawa Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelaahan dokumen. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dan perwakilan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum dilakukan melalui penelaahan regulasi dan hasil belajar, identifikasi kondisi serta potensi lokal, pelibatan guru dan pemangku kepentingan, penyusunan dan implementasi kurikulum, serta evaluasi berkala. Potensi pertanian, peternakan, kelautan, dan pariwisata Sumbawa diintegrasikan dalam pembelajaran dan diperkuat melalui kemitraan dengan berbagai pihak. Kepala Sekolah berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang mengarahkan, mengoordinasikan, memfasilitasi peningkatan kompetensi guru, dan mendorong inovasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang partisipatif dan kolaboratif berperan penting dalam mewujudkan kurikulum yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan lingkungan.
IMPLEMENTASI SISTEM ADMINISTRASI PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DALAM MENDUKUNG EFISIENSI KERJA GURU: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Gigih Zordan Khalid; Rudi Hariawan; Muhamad Suhardi
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i3.15929

Abstract

ABSTRACT The increasing complexity of learning administration has resulted in a high administrative workload for teachers, highlighting the need for digital-based administrative systems to improve the efficiency of learning management. This study aims to analyze the implementation of digital-based learning administration systems in supporting teacher work efficiency through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Articles were collected through Google Scholar covering publications from 2021 to 2026. Based on the inclusion and exclusion criteria, 19 articles were selected and analyzed using content analysis with a narrative synthesis approach. The findings indicate that the use of Management Information Systems (MIS), Google Classroom, Google Sites, SIMDIK, SIMAS Madrasah, Ruang GTK, and Artificial Intelligence (AI) supports administrative efficiency by accelerating data management, improving information accuracy, facilitating documentation, and supporting data-driven decision-making. Successful implementation is influenced by teachers’ digital literacy and competence, training, leadership support, infrastructure, organizational policies, and system integration. These findings indicate that the digital transformation of learning administration needs to be accompanied by strengthened human resource capacity and institutional support to reduce administrative workload and ensure sustainable implementation. ABSTRAK Kompleksitas administrasi pembelajaran yang terus meningkat menyebabkan guru menghadapi beban kerja administratif yang tinggi, sehingga diperlukan sistem administrasi berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem administrasi pembelajaran berbasis digital dalam mendukung efisiensi kerja guru melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Artikel dikumpulkan melalui Google Scholar dengan rentang publikasi 2021–2026. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 19 artikel yang dianalisis menggunakan content analysis dengan pendekatan narrative synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM), Google Classroom, Google Sites, SIMDIK, SIMAS Madrasah, Ruang GTK, dan Artificial Intelligence (AI) mendukung efisiensi administrasi melalui percepatan pengelolaan data, peningkatan akurasi informasi, kemudahan dokumentasi, dan pengambilan keputusan berbasis data. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh literasi digital dan kompetensi guru, pelatihan, dukungan kepemimpinan, infrastruktur, kebijakan, dan integrasi sistem. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi administrasi pembelajaran berbasis digital perlu disertai penguatan kapasitas sumber daya manusia dan dukungan kelembagaan agar dapat mengurangi beban administratif dan berlangsung secara berkelanjutan.