Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PROGRAM PARENTING PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Hariawan, Rudi
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Volume 1 Nomor 1 April 2016
Publisher : Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.196 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan model penyelenggaraanprogram parenting pada pendidikan anak usia dini di kota Mataram. Mengingatprogram parenting ini penting dilakukan untuk menyelaraskan kegiatan-kegiatanpengasuhan dan pendidikan anak di kelompok bermain dengan di rumah. Penelitian iniakan dilaksanakan pada PAUD Mambaul Khair NW Bertais Kota Mataram denganmenggunakan metode pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa: data deskriptifyang diperoleh melalui wawancara, data dokumentasi, dan data observasi mengenaipenyelenggaraan program parenting. Hasil penelitian yang ingin dicapai berupa modelpenyelenggaraan parenting yang dapat dijadikan sebagai pedoman bagi seluruhlembaga PAUD di kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya.Kata Kunci: Program parenting, Pendidikan anak usia dini
MANAJEMEN PROGRAM UNGGULAN DI PONDOK PESANTREN Hariawan, Rudi; Hakim, Lukmanul
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Volume 3 Nomor 1 April 2017
Publisher : Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.798 KB)

Abstract

Pondok pesantren (Islamic boarding school) selama ini masih dianggapsebagai lembaga pendidikan kelas dua yang menjadi pilihan banyak masyarakatkelas menengah ke bawah, karena pendekatan pembelajaran masih menggunakancara konvesional dan fasilitas terbatas, sangat berbeda dengan sekolah/madrasahnegeri (public school) memiliki sumber daya yang memadai. Anggapan ini mulaiberkurang seiring kemampuan pondok pesantren mengelola program pendidikan danpondok pesantren sebagai program unggulan yang tidak akan ditemui di sekolahnegeri. Program unggulan untuk mengembangkan berbagai potensi peserta didik(santriwan/santriwati) dengan keahlian dibidang ilmu agama dan science,penguasaan bahasa Asing, dan keterampilan dibidang teknologi informasi dankomunikasi. Pondok pesantren (Islamic boarding school) dapat dikatakan sebagaimodel lingkungan pendidikan yang paling tepat untuk membentuk karakter manusiayang berahlak mulia, cakap dibidang IPTEK, dan mampu serta terampil berbahasaAsing (Arab dan Inggris). Maka wajarlah jika pondok pesantren YANMU NW Prayaselalu menarik minat masyarakat Lombok Tengah memilih pondok pesantren ini.Kata Kunci: Manajemen Pendidikan, Program Unggulan Pondok Pesantren
MANAJEMEN MITIGASI BENCANA PADA SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNTUK PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI Nuraeni, N.; Mujiburrahman, M.; Hariawan, Rudi
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol 4, No 1: March 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.085 KB) | DOI: 10.36312/e-saintika.v4i1.200

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memeberikan deskripsi tentang (1) Penangan manajemen bencana gempa bumi dan tsunami yang baik, dan (2) mitigasi bencana melaui pendidikan anak dini dengan menggunakan pendekatan pembelajaran model PURINA. Analisis data menggunakan studi pustka yang telah tersedia dari berbagai literature cetak dan online. Hasil studi menyimpulkan bahwa; (1) manajemen bencana yang baik dapat dilakukan dengan tiga tahap, yaitu; tahap planning pra-bencana, dimaksudkan untuk meningkatkan kesiap-siagaan aturan, alat, fisik dan mental masyarakat terdampak; tahap implementation saat peristiwa terjadi, damkasudkan untuk melakukan penyelamatan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan; dan tahap recovery pasca-bencana, dimaksudkan untuk melakukan pemulihan fisik dan mental masyarakat terdampak; (2) Penguatan manajemen bencana melaui pendidikan sejak dini dalam bentuk penerapan kurikulum pembelajaran kebencanaan di tingkat satuan PAUD.Disaster Mitigation Management in Early Childhood Education Units for Disaster and Earthquake Disaster Risk ReductionAbstractThis article aims to provide a description of (1) Good management of earthquake and tsunami disasters, and (2) disaster mitigation through early childhood education using the PURINA model learning approach. Data analysis using literature studies that have been available from various printed and online literature. The study results concluded that; (1) good disaster management can be done in three stages, namely; pre-disaster planning stage, intended to improve the preparedness of the rules, tools, physical and mental impact of the affected community; implementation phase when the event occurs, damkudkan to rescue in accordance with established operational standards; and the post-disaster recovery stage, intended to carry out physical and mental recovery of the affected community; and (2) Strengthening disaster management through early education in the form of implementing disaster learning curriculum at the level of early childhood education units.
PELATIHAN MULTIMEDIA BERKARAKTER Hadi Gunawan Sakti; Rudi Hariawan; Zul Anwar; dan Zulfakar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 1 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v1i1.65

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru di dalam mengembangkan media sebagai alat untuk menyampaikan meteri pembelajaran yang memiliki nilai berbsis karakter, sehingga diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadikan proses pembentuk kepribadian siswa yan lebih baik dengan melalui penggunaan media pembelajaran. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi koordinasi kegiatan, persiapan alat, dan bahan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian, kegiatan disambut dengan antusias dan termotivasi dalam melaksanakan kegiatan tersebut. dari hasil prakteknya dapat di tarik kesimpulan bahwa 80% peserta pelatihan telah mampu mengembangkan media berkarakter dengan sangat baik.
WORKSHOP PENYUSUNAN PROGRAM UNGGULAN MADRASAH HAROMAIN HAROMAIN; RUDI HARIAWAN; MUHAMMAD SUHARDI
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v1i1.543

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi tenaga pendidik dan kependidikan dilingkup madrasah dan menghasilkan program-program unggulan yang akan dilaksanakan oleh setiap warga madrasah. Peserta dalam kegiatan pengabdian yang terdiri atas tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Pondok Pesantren Nahdlatul Mujahidin sangat antusias dalam memberikan ide, pemikiran dan konsep yang diharapkan sebagai lembaga pendidikan yang efektif. Peningkatan kemampuan akademik siswa, pengembangan budaya madrasah serta penguatan karakter siswa menjadi acuan umum dalam menyusun program-program yang sesuai dengan keadaan madrasah.
PENDAMPINGAN PENGISIAN IPEPA-PS PERPANJANGAN MASA AKREDITASI PROGRAM STUDI DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN MANDALIKA TAHUN 2021 RUDI HARIAWAN; HAROMAIN HAROMAIN; MUHAMMAD SUHARDI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i1.1078

Abstract

Referring to the application of Permendikbud Number 5 of 2020 concerning Accreditation of Study Programs and Universities. This policy makes it easy for study programs and universities to obtain an extension of the accreditation period without having to make any submissions. However, this is not the case for the 4 study programs at the Faculty of Education and Psychology at the Mandalika Mataram University of Education which must fill out IPEPA to obtain an extension of the accreditation period. The Study Program is asked to fill out and prepare IPEPA, the problem is that the study program does not understand the new accreditation mechanism and the technical filling of IPEPA in accordance with the applicable mechanism, it is necessary to provide technical assistance and guidance with the stages of activities carried out, among others, namely: (1) Preparation of the IPEPA TEAM, (2) Preparing the Activity Schedule, (3) Collecting Data and Documents, (4) Assisting in filling out IPEPA, (5) Assisting in filling out Performance Data, (6) Assisting in filling out the Performance Evaluation Report. Based on the implementation of assistance in filling out IPEPA-PS, 4 (four) Study Programs have received an extension of the Accreditation Period for the next 5 (five) years with a B rating. ABSTRAKMengacu pada penerapan Permendikbud Nomor 5 tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi. Kebijakan ini memberikan kemudahan bagi program studi dan perguruan tinggi untuk memperoleh perpanjangan masa akreditasi tanpa harus melakukan pengajuan apapun. Akan tetapi tidak demikian bagi 4 program studi pada Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi di Universitas Pendidikan Mandalika Mataram yang harus mengisi IPEPA untuk memperoleh perpanjangan masa akreditasi. Program Studi diminta untuk mengisi dan menyusun IPEPA, permasalahannya adalah program studi kurang faham tentang mekanisme akreditasi yang baru dan teknis pengisian IPEPA sesuai dengan mekanisme yang berlaku, maka diperlukan pendampingan dan bimbingan teknis dengan tahapan kegiatan yang dilakukan, antara lain, yaitu: (1) Penyusunan TIM IPEPA, (2) Menyusun Jadwal Kegiatan, (3) Pengumpulan Data dan Dokumen, (4) Pendampingan pengisian IPEPA, (5) Pendampingan Pengisian Data Kinerja, (6) Pendampingan Pengisian Laporan Evaluasi Kinerja. Berdasarkan pelaksanaan pendampingan pengisian IPEPA-PS inilah 4 (empat) Prodi telah mendapatkan perpanjangan Masa Akreditasi untuk 5 (lima) tahun ke depan dengan Peringkat B.
PROGRAM PARENTING PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rudi Hariawan
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 1, No 1 (2016): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v1i1.622

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan model penyelenggaraanprogram parenting pada pendidikan anak usia dini di kota Mataram. Mengingatprogram parenting ini penting dilakukan untuk menyelaraskan kegiatan-kegiatanpengasuhan dan pendidikan anak di kelompok bermain dengan di rumah. Penelitian iniakan dilaksanakan pada PAUD Mambaul Khair NW Bertais Kota Mataram denganmenggunakan metode pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa: data deskriptifyang diperoleh melalui wawancara, data dokumentasi, dan data observasi mengenaipenyelenggaraan program parenting. Hasil penelitian yang ingin dicapai berupa modelpenyelenggaraan parenting yang dapat dijadikan sebagai pedoman bagi seluruhlembaga PAUD di kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya.Kata Kunci: Program parenting, Pendidikan anak usia dini
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS EBOOK PADA PELAJARAN TIK UNTUK SISWA KELAS VII MTs HIDAYATUSSIBYAN NW SANGKERANG Rudi Hariawan; Hadi Gunawan Sakti
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v9i2.4868

Abstract

Abstract: This research is a research on the development of ebook-based teaching materials for Information and Communication Technology (ICT) subjects for grade VII MTs students. Hidayatussibyan NW Sangkerang. The purpose of this study is to help students provide eBook- based teaching materials that are relevant, practical and easy to use for students. This development research method carried out 5 stages of testing, namely: 1) Content Test, 2) Media Test, 3) Design Test, 4) Small Group Test, and 5) Field Test. Based on the results of data analysis, the development of teaching materials based on ICT Subjects for Class VIII uses the Dick & Carey development model whose development process only reaches the ninth stage of development. The results of data analysis concluded that the Development of eBook-Based Teaching Materials for ICT subjects using offline multimedia had a Good (Eligible) qualification.  Keywords: e-Book-Based Teaching Materials  Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian pengembangan bahan ajar berbasis ebook mata pelajaran Teknologi Infromasi dan Komunikasi (TIK) bagi siswa kelas VII MTs. Hidayatussibyan NW Sangkerang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memabntu siswa menyediakan bahan ajar berbasis eBook yang relevan, praktis dan mudah digunakan bagi siswa. Metode penelitian pengembangan ini melakukan 5 tahapan uji coba, yaitu: 1) Uji Isi, 2) Uji Media, 3) Uji Desain, 4) Uji Kelompok Kecil, dan 5) Uji Lapangan. Berdasarkan hasil analisis data bahwa pengembangan bahan ajar berbasis eBook Mata Pelajaran TIK Kelas VIII ini menggunakan model pengembangan Dick & Carey yang proses pengembangannya hanya sampai pada tahap kesembilan tahap pengembangan. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa Pengembangan Bahan Ajar Berbasis eBook Mata pelajaran TIK menggunakan multimedia offline memiliki kualifikasi Baik (Layak).  Kata Kunci : Bahan Ajar Berbasis e-Book 
IMPLEMENTASI PROGRAM KEARIFAN LOKAL UNTUK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMKN 3 MATARAM Haromain Haromain; Rudi Hariawan; Najwa Tsamara
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.8472

Abstract

Abstract: This research aims to describe the implementation and evaluation of local wisdom programs to strengthen the profiles of Pancasila students. This research uses a qualitative approach with an in-depth research study design. The source of data in this research is key informants determined by purposive sampling from the heads of masters, teachers, and students at SMKN 3 Mataram. Data collection using in-depth interviews with informants by snowball technique, observation, and documentation methods used to collect primary and supporting data that are related to the research object. Data analysis uses interactive case study analysis starting from data collection, reduction, presentation, verification, and conclusion drawing. The result of this research concluded that; (1) the implementation form of the local wisdom program to strengthen the profiles of Pancasila students is conducted in the following ways, such as; Cultural Saturday Program, Market days, and Program Based Learning Project. And (2) the form of evaluation of the local wisdom program to strengthen the profiles of Pancasila students, which is by doing a daily assessment of discipline, implementing ethics, testing the results of environmentally friendly briquettes, and doing an appraisal every 6 months to obtain the response of teachers and students, determining the action plan program for understanding, preserving programs, mastering, and skills to play.Keyword: Local Wisdom Program, Strengthening Pancasila Student ProfileAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi dan evaluasi Program kearifan lokal untuk penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah informan kunci yang ditentukan secara purposive samplingdari unsur kepala sekolah, guru, dan siswa di SMKN 3 Mataram. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam kepada informan secara snowball, observasidan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data pokok dan pendukung yang memiliki keterkaitan dengan objek penelitian. Analisis data menggunakan analisis studi kasus model interaktif dimulai dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa; (1) Bentuk implementasi program kearifan lokal untuk penguatan profil pelajar pancasila dilakukan dengan program Sabtu Budaya, Market days, Proyek Program Based Learning, dan (2) Bentuk evaluasi program kearifan lokal untuk penguatan profil pelajar pancasila, yaitu dengan melakukan penilaian harian kedisiplinan, dan penegakan etika, menguji hasil Briquette ramah lingkungan, dan melakukan penilaian 6 bulan sekali untuk memperoleh tanggapan dari para guru dan siswa, menentukan rencana tindak lanjut program untuk pemahaman, pelestarian program, penguasaan, dan keterampilan untuk memainkan produk dan program kearifan lokal.Kata Kunci: Program Kearifan Lokal, Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Manajemen Layanan Khusus dalam Membentuk Karakter Hidup Sehat Siswa Melalui Pendekatan Program Usaha Kesehatan Sekolah Suharmita, Mila; Haromain, Haromain; Hariawan, Rudi
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.12261

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the planning, implementation, and evaluation of the School Health Effort (UKS) program in shaping students' healthy living character in schools. The method used in this research is a qualitative approach with a case study design. Data collection used interview techniques, observation, and documentation. Data analysis uses single case data with an interactive model with stages starting from data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the study, it can be described that special service management in shaping students' healthy living character through the UKS program approach, is carried out according to the management process, namely planning, implementation, and evaluation of the school UKS program, thus it can be concluded that (1) Planning is carried out by holding discussions or meetings in the context of program preparation, discussion of mechanisms, and budgets together with all school residents who are members of the UKS committee, after which the UKS program will be approved by the Principal and the program can be implemented in accordance with the implementation instructions and technical instructions with the approval of the principal, (2) The implementation of the UKS program in shaping students' healthy living character and familiarizing students in fostering a healthy environment is carried out through several programs, among others, namely; acculturation of drinking mineral water, healthy gymnastics, provision of blood enhancement tablets, healthy canteens, environmental coaching, health counselling, extracurricular UKS, provision of UKS Infrastructure and medicines, and (3) Evaluation of a UKS program is carried out by conducting supervision or supervision by the UKS supervising teacher and the Head of the and the Principal. Key Words: Special Service Management, UKSAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam membentuk karakter hidup sehat siswa di Sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan data kasus tunggal dengan model interaktif dengan tahapan mulai dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa manajemen layanan khusus dalam membentuk karakter hidup sehat siswa melalui pendekatan program UKS, dilaksanakan sesuai proses manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program UKS sekolah, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) Perencanaan dilakukan dengan mengadakan diskusi atau rapat dalam rangka penyusunan program, pembahasan mekanisme, dan anggaran bersama dengan seluruh warga sekolah yang tergabung dalam kepanitiaan UKS, setelah itu program UKS akan disahkan oleh Kepala Sekolah dan program tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis atas persetujuan kepala sekolah, (2) Pelaksanaan program UKS dalam membentuk karakter hidup sehat siswa dan membiasakan siswa dalam membina lingkungan sehat dilaksanakan melalui beberapa program antara lain, yaitu; pembudayaan minum air mineral, senam sehat, pemberian tablet penambah darah, kantin sehat, pembinaan lingkungan, penyuluhan kesehatan, ekstrakurikuler UKS, penyediaan Sarana Prasarana UKS dan obat-obatan, dan (3) Evaluasi suatu program UKS dilakukan dengan melakukan pengawasan atau supervisi oleh guru pembina UKS dan Kepala Sekolah.Kata Kunci: Manajemen Layanan Khusus, UKS