MUJIBURRAHMAN AZAN
Institut Agama Islam Nurul Hakim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE QIRA’ATI DALAM PEMBELAJARAN TAJWID UNTUK PENGUATAN BACAAN AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL BAYAN UMI YASIH; HERMAYANTO HERMAYANTO; MUJIBURRAHMAN AZAN; IIN INTAN KOMALA; YUSUF HARYADI FIRDAUS
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i4.15677

Abstract

Accurate Qur’anic reading requires mastery of tajwid, makhraj, and tartil. However, studies on the Qira’ati method have mainly focused on its general implementation in schools and Qur’anic learning institutions, while its integration within the learning ecology of Islamic boarding schools remains underexplored. This study aims to analyze the implementation of the Qira’ati method in tajwid instruction for female students at Pondok Pesantren Nurul Bayan, Lombok Utara. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion verification using source and technique triangulation. The findings show that Qira’ati learning is implemented through a structured sequence of stages, including basic volumes, Qur’anic reading, gharib, and tajwid, supported by sorogan, classical-individual, and read-listen strategies. The novelty of this study lies in identifying an integrative pesantren-based Qira’ati model that combines staged curriculum, teacher competence through tashih and syahadah, repeated practice within the pesantren routine, and continuous formative assessment. The findings indicate qualitative improvements in reading clarity, tartil, and the application of tajwid principles based on observations and participants’ experiences, although these changes were not measured through a pretest-posttest design. The implementation is supported by teacher competence, student engagement, and the pesantren environment, while challenges include limited instructional time, fluctuating learning motivation, and a limited number of certified teachers. This study contributes to Qur’anic education by providing contextual insights into the implementation of Qira’ati as a structured and sustainable learning system in Islamic boarding schools. ABSTRAK Kemampuan membaca Al-Qur’an secara tepat memerlukan penguasaan tajwid, makhraj, dan tartil. Namun, kajian tentang metode Qira’ati masih lebih banyak membahas implementasi umum di sekolah dan lembaga pendidikan Al-Qur’an, sementara integrasinya dalam ekologi pembelajaran pesantren belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode Qira’ati dalam pembelajaran tajwid pada santri putri di Pondok Pesantren Nurul Bayan, Lombok Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Qira’ati dilaksanakan secara berjenjang melalui tahap jilid, Al-Qur’an, gharib, dan tajwid dengan dukungan strategi sorogan, klasikal-individual, serta baca-simak. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi model integratif Qira’ati berbasis pesantren yang menggabungkan kurikulum berjenjang, kompetensi guru melalui tashih dan syahadah, latihan berulang dalam rutinitas pesantren, serta evaluasi formatif berkelanjutan. Temuan menunjukkan adanya perubahan positif secara kualitatif pada kejelasan bacaan, tartil, dan penerapan kaidah tajwid berdasarkan observasi dan pengalaman informan, meskipun tidak diukur melalui desain pretest-posttest. Implementasi ini didukung oleh kompetensi guru, keterlibatan santri, dan lingkungan pesantren, dengan hambatan berupa keterbatasan waktu, motivasi belajar yang fluktuatif, serta keterbatasan jumlah guru bersertifikasi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran Al-Qur’an melalui pemahaman tentang penerapan metode Qira’ati sebagai sistem pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan di pesantren.