This study was motivated by students’ low proficiency in writing German texts, particularly in grammar use and story development. Meta AI, as an Artificial Intelligence-based technology, can be utilized as a tool to address these challenges. This study aims to (1) measure differences in students’ German writing skills before and after using Meta AI and (2) determine the extent to which Meta AI can help improve students’ German writing skills. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pretest-posttest control group design. The participants were students enrolled in the Schriftliche Kommunikation course at Universitas Negeri Malang, who were divided into an experimental group and a control group. Data were collected through essay tests, writing assignments, and questionnaires and analyzed using descriptive statistics, a t-test, and Cohen’s d effect size. The results showed that students’ writing skills in the experimental group increased by 10.7 points after using Meta AI. The statistical analysis showed a significant difference in students’ writing skills before and after the treatment, with a p-value of p = 0.003 < 0.05, and Cohen’s d = 0.968, indicating a large effect. The writing assignments and questionnaire results indicated that Meta AI helped students develop ideas, enrich their vocabulary, understand the use of articles (der, die, and das), improve grammatical accuracy, and produce more structured texts. Therefore, Meta AI can serve as a supportive technology that provides gradual assistance in the German writing learning process. ABSTRAK Studi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menulis teks bahasa Jerman, khususnya dalam penggunaan tata bahasa dan penyusunan alur cerita. Meta AI sebagai teknologi berbasis Artificial Intelligence dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam mengatasi permasalahan tersebut. Studi ini bertujuan untuk (1) mengukur perbedaan kemampuan menulis teks bahasa Jerman mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan Meta AI dan (2) mengetahui sejauh mana Meta AI dapat membantu meningkatkan kemampuan menulis teks bahasa Jerman mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas mahasiswa mata kuliah Schriftliche Kommunikation Universitas Negeri Malang yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data diperoleh melalui tes esai, tugas menulis, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t, dan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis mahasiswa pada kelas eksperimen meningkat sebesar 10,7 poin setelah menggunakan Meta AI. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis sebelum dan sesudah perlakuan dengan nilai t = 3,613, p = 0,003 < 0,05, dan effect size Cohen’s d = 0,968, yang menunjukkan kategori efek kuat. Hasil tugas dan angket menunjukkan bahwa Meta AI membantu mahasiswa mengembangkan ide, memperkaya kosakata, memahami penggunaan artikel (der, die, dan das), memperbaiki tata bahasa, serta menyusun teks yang lebih terstruktur. Dengan demikian, Meta AI dapat menjadi teknologi pendukung yang memberikan bantuan secara bertahap dalam proses pembelajaran menulis bahasa Jerman.