Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menguji Konstrukmotivasi Berprestasisiswa: Studi Confirmatory Factor Analysispada Dorongan Untuk Berprestasi, Pemilihan Tingkat Kesulitan, Akuntabilitas Hasil Kerja, Pencarian Informasi Evaluatif, Perencanaan Jangka Panjang, Kreativitas Dalam Solusi Moh Helmi Bahtiar; Edris Zamroni; Niswatun Sholikhah; Abdul Rochim
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.122

Abstract

Motivasi berprestasi merupakan salah satu faktor psikologis penting yang memengaruhi keberhasilan belajar siswa, namun tingkat motivasi berprestasi siswa di berbagai sekolah masih tergolong sedang, sementara struktur pengukurannya yang mengintegrasikan dimensi Dorongan untuk Berprestasi, Pemilihan Tingkat Kesulitan, Akuntabilitas Hasil Kerja, Pencarian Informasi Evaluatif, Perencanaan Jangka Panjang, dan Kreativitas dalam Solusi belum banyak diuji secara empiris dalam satu model konfirmatori. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengonfirmasi struktur faktor instrumen motivasi berprestasi siswa melalui pendekatan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Penelitian menggunakan desain kuantitatif non-eksperimental dengan populasi 1.315 siswa SMP Negeri 1 Kudus dan sampel sebanyak 262 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS, sedangkan pengujian CFA dilakukan dengan bantuan program jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengukuran enam dimensi motivasi berprestasi memiliki kesesuaian yang sangat baik dengan data empiris, dengan nilai Chi-Square yang tidak signifikan, Comparative Fit Index dan Tucker-Lewis Index di atas 0,90, serta Root Mean Square Error of Approximation dan Standardized Root Mean Square Residual di bawah 0,08, dan seluruh muatan faktor terstandardisasi berada di atas 0,68. Temuan ini mengonfirmasi validitas konstruk instrumen motivasi berprestasi serta memberikan implikasi praktis bagi guru bimbingan dan konseling dalam merancang layanan yang lebih tepat sasaran berdasarkan profil motivasi berprestasi siswa.