Putri Mawar
Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Bimbingan Belajar Gratis sebagai Upaya Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar Siswa SD dan SMP di Desa Laloonaha, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe Rifka Hafidza Hajar; Juwita Juwita; Risal Risal; La Ode Karlan; Try Suci Jumiyanti; Aulia Novianti; Putri Mawar; Mulawarman Marsus; Ni Luh Putu Sari Ariliani; Putri Novita; Lisa Fitria; Putu Nilam Pebriani; Laode Asrun Azis R.
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): Volume 05 Nomor 04 (Oktober-Desember 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/h4m7qk40

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan pada pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa dituntut untuk mampu mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat serta merancang program kerja yang solutif dan aplikatif, termasuk dalam bidang pendidikan. Salah satu program kerja unggulan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di Desa Laloonaha, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe adalah Bimbingan Belajar Gratis (BBG) yang diperuntukkan bagi anak-anak jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya akses terhadap bimbingan belajar tambahan di luar jam sekolah formal serta minimnya pendampingan belajar di rumah akibat keterbatasan waktu dan pengetahuan orang tua. Metode pelaksanaan program terdiri atas tahap observasi dan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, sosialisasi kepada masyarakat, pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar secara rutin, hingga evaluasi dan monitoring hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program BBG berhasil meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman belajar anak-anak, menumbuhkan kebiasaan belajar yang lebih disiplin, serta mempererat hubungan sosial antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Laloonaha. Adanya peningkatan partisipasi peserta, yang terlihat dari jumlah peserta yang meningkat dari 23 orang pada pertemuan awal hingga mencapai 35 orang pada pertemuan terakhir. Peserta juga menunjukkan antusiasme selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan direplikasi pada program KKN di desa-desa lain yang memiliki karakteristik serupa.