Muhamad Luthfi Hakim
Universitas IVET

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Generate Configuration Jaringan berbasis Template Statis dan Parameter Dinamis di PLN Icon Plus Jawa Tengah Muhamad Luthfi Hakim; Dewi Purnamasari; Lingga Kurnia Ramadhani
Journal of System, Information Technology and Electronics Engineering Vol 6 No 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jsitee.v6i1.4794

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi menuntut PLN Icon Plus Regional Jawa Tengah untuk bergerak lebih cepat dan minim kesalahan dalam melakukan deployment infrastruktur jaringan. Namun, pembuatan konfigurasi router dan switch masih dilakukan secara manual melalui metode copy-paste dari dokumen notepad atau spreadsheet, tanpa pemisahan yang jelas antara bagian konfigurasi yang bersifat statis dan yang bersifat dinamis, sehingga rentan terhadap human error dan menurunkan efisiensi kerja Project Team Leader (PTL) yang menangani banyak proyek secara simultan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem generate configuration jaringan berbasis web yang memisahkan template statis dan parameter dinamis, serta mengukur tingkat usability sistem tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan metode pengembangan Prototype, dibangun menggunakan React JS, Node.js, dan Firestore, dengan dua fitur utama yaitu Generate Config dan Revisi IP NMS. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing dan System Usability Scale (SUS). Hasil Black Box Testing menunjukkan seluruh tujuh skenario pengujian valid dengan tingkat keberhasilan 100%, mencakup delapan jenis perangkat (BDCOM, Huawei, Raisecom, FiberHome, Planet, HP 3100, H3C, dan CTCU) dengan rata-rata waktu generate konfigurasi di bawah dua menit. Skor SUS yang diperoleh sebesar 87,5, termasuk kategori acceptable dengan grade A dan predikat excellent. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan standardisasi konfigurasi perangkat, mempercepat proses kerja, dan memiliki tingkat usability yang sangat baik menurut persepsi pengguna.