Irsan Ramadhan
STMIK Triguna Dharma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Dalam Menentukan Guru Honorer Berprestasi Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Irsan Ramadhan; Muhammad Zunaidi; Yopi Hendro Syahputra
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 4 (2026): EDISI JULI 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i4.9908

Abstract

MTS Al-Manar Medan adalah sebuah madrasah tsanawiyah di kota Medan yang menghadapi tantangan dalam mengevaluasi kinerja guru honorer, karena penilaian yang melibatkan banyak faktor subjektif seperti metode pengajaran, interaksi dengan siswa, dan kontribusi dalam aktivitas ekstrakurikuler. Sistem evaluasi yang ada saat ini cenderung kurang objektif dan adil, menyebabkan ketidakpastian dalam penilaian prestasi guru honorer. Permasalahan ini memerlukan solusi yang lebih efisien dan transparan untuk memastikan penilaian kinerja yang adil dan berdasarkan kriteria yang jelas. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto. SPK ini terdiri dari tiga komponen utama: sistem bahasa, sistem pengetahuan, dan sistem pemrosesan masalah. Metode Fuzzy Tsukamoto digunakan untuk menentukan fungsi keanggotaan dan rule yang sesuai dengan kriteria penilaian, sehingga dapat menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan transparan. Metode ini memungkinkan pengklasifikasian berbagai kategori kinerja guru honorer berdasarkan aturan yang telah ditentukan, menghasilkan output yang tegas dan didasarkan pada rata-rata terbobot dari hasil inferensi. Hasil dari penerapan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di MTS Al-Manar Medan dengan memastikan bahwa penilaian kinerja guru honorer didasarkan pada kriteria yang jelas dan transparan. Dengan sistem ini, penilaian prestasi guru honorer menjadi lebih objektif, mengurangi ketidakpuasan, dan meningkatkan motivasi guru dalam memberikan pendidikan berkualitas. Selain itu, penerapan SPK dengan metode Fuzzy Tsukamoto diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain yang menghadapi permasalahan serupa, memberikan manfaat yang lebih luas dalam konteks pendidikan.