Ahmad Fauzan Rahman
Program Studi Hukum Islam, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Etika Islam terhadap Perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Kajian Normatif Berdasarkan Prinsip Maqāṣid al-Syarī‘ah Ahmad Fauzan Rahman; Aisyah Karimah; Muhammad Rizki Maulana
Journal of Islamic Research and Studies Vol. 2 No. 3 (2026): Journal of Islamic Research and Studies, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/jirs.v2i3.407

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menghadirkan transformasi besar dalam berbagai bidang kehidupan sekaligus memunculkan persoalan etika terkait tanggung jawab, privasi, keadilan, serta dampak sosial teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pandangan etika Islam terhadap perkembangan AI melalui pendekatan normatif berdasarkan prinsip Maqāṣid al-Syarī‘ah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan filosofis-normatif terhadap sumber-sumber hukum Islam, literatur etika teknologi, dan kajian kontemporer mengenai AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dapat diterima dalam perspektif Islam selama diarahkan untuk mencapai kemaslahatan dan mencegah kerusakan. Prinsip Maqāṣid al-Syarī‘ah, yang meliputi perlindungan agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl), dapat menjadi kerangka etis dalam mengatur pengembangan serta pemanfaatan AI. Penelitian ini menegaskan bahwa AI bukan sekadar instrumen teknis, tetapi harus dikembangkan dalam koridor nilai moral, keadilan, dan kemanusiaan sesuai prinsip Islam.