Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mempertahankan kualitas pelayanan dan keberlanjutan organisasi, terutama pada industri perhotelan yang sangat bergantung pada pelayanan prima kepada pelanggan. Namun, beberapa permasalahan seperti rendahnya keterbukaan karyawan dalam menyampaikan ide, tantangan keseimbangan kehidupan kerja akibat beban kerja dan lembur, serta kendala komunikasi internal dapat memengaruhi optimalisasi kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psychological safety, work-life balance, dan komunikasi internal terhadap kinerja karyawan di InterContinental Bali Sanur Resort. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 154 karyawan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological safety, work-life balance, dan komunikasi internal secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai adjusted R-square sebesar 73,8%, yang menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan. Penelitian ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman secara psikologis, menjaga keseimbangan kehidupan kerja, dan memperkuat komunikasi internal untuk meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor lain seperti kepemimpinan, motivasi, kepuasan kerja, dan budaya organisasi.