Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika kurva tumbuh sawi (Brassica juncea) pada media hidroponik dan konvensional Mar'atus Sholihah; Nisfina Hanifatuz Zulfa; Marinda Sari Sofiyana
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v8i1.141

Abstract

Kebutuhan pangan yang meningkat di tengah menyusutnya lahan subur menuntut adopsi sistem budidaya yang lebih efisien seperti hidroponik. Namun, pemahaman mendalam mengenai dinamika pertumbuhan matematisnya dibandingkan dengan metode konvensional masih perlu diperjelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kurva pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea) pada media hidroponik dan konvensional sebagai indikator efisiensi sistem produksi hortikultura. Metode penelitian menggunakan eksperimen kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas dua perlakuan media tanam dan tiga ulangan. Pengamatan dilakukan secara intensif selama dua minggu dengan fokus pada parameter luas daun yang dihitung melalui pendekatan morfometri daun tanpa merusak tanaman. Data dianalisis secara deskriptif untuk memetakan tren pertumbuhan vegetatif dalam bentuk kurva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan luas daun pada kedua media mengalami peningkatan seiring bertambahnya waktu pengamatan, namun media hidroponik secara konsisten menghasilkan rata-rata luas daun yang lebih tinggi dibandingkan media tanah. Kurva pertumbuhan mengonfirmasi bahwa laju ekspansi daun pada sistem hidroponik jauh lebih progresif dan lebih cepat. Simpulannya, sistem hidroponik mampu memberikan stabilitas suplai nutrisi yang lebih optimal untuk memacu fase vegetatif sawi secara maksimal. Kebaruan penelitian ini terletak pada visualisasi dinamika pertumbuhan yang membuktikan bahwa efektivitas budidaya hidroponik dapat menjadi alternatif budidaya tanaman sayur seperti tanaman sawi yang lebih efektif dan lebih singkat dari segi waktu dibandingkan dengan media tanah.