Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Radiografi Lumbal Dinamik dengan Sangkaan Spondylolisthesis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Adam Malik Medan: Penelitian Elvina Afriyani Br Sinulingga; Kosmas Siallagan; Syafril Barus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7952

Abstract

Spondylolisthesis merupakan kondisi pergeserannya satu ruas terhadap vertebra lainnya yang umumnya terjadi pada vertebra lumbal kelima di atas korpus sakrum atau vertebra lumbal keempat di atas vertebra lumbal kelima. Hal ini biasanya disebabkan oleh adanya kelainan pada kondisi pars interartikularis. Spondylolisthesis dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri punggung bawah, keterbatasan gerak, serta gangguan aktivitas pada pasien Spondylolisthesis lumbal degeneratif lebih sering ditemukan pada perempuan usia lanjut terutama pada segmen lumbal 4 dan lumbal 5. Pemeriksaan radiografi lumbal dinamik merupakan salah satu teknik pemeriksaan radiografi yang digunakan pada kasus spondylolisthesis untuk membantu menilai pergeseran dan stabilitas vertebra lumbal. Pemeriksaan ini dilakukan dengan beberapa proyeksi, yaitu AP, lateral, hyperflexion, dan hyperextension untuk menampilkan kondisi vertebra lumbal secara lebih jelas. Proyeksi hyperflexion dan hyperextension digunakan untuk melihat adanya pergeseran vertebra ke arah depan maupun belakang yang tidak dapat terlihat secara optimal pada pemeriksaan rutin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang menggunakan data kualitatif untuk menggambarkan fenomena berdasarkan kenyataan yang ada. Proyeksi yang digunakan di RSUP H. Adam Malik Medan meliputi posisi AnteroPosterior (AP), lateral, hyperflexion, dan hyperextension untuk menampilkan kondisi vertebra lumbal secara lebih jelas. Proyeksi hyperflexion dan hyperextension digunakan untuk melihat adanya pergeseran vertebra ke arah depan maupun belakang yang tidak dapat terlihat secara optimal pada pemeriksaan rutin.