Sofie Alya Rofiqoh
Jenderal Soedirman University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN PADA KARANGAN CERITA FANTASI DI KELAS VII SMP NEGERI 3 PURWOKERTO Sofie Alya Rofiqoh; Lalita Melasarianti; Nia Ulfa Martha
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15267

Abstract

Kemampuan menulis cerita fantasi menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa. Menulis karangan merupakan keterampilan berbahasa yang berfungsi untuk menyampaikan ide dan gagasan secara tertulis. Secara keseluruhan, kesalahan tersebut mencakup ketidaksesuaian dalam penggunaan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk kesalahan penggunaan ejaan dalam teks cerita fantasi siswa kelas VII E dan VII F. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah siswa kelas VII E dan VII F SMP Negeri 3 Purwokerto. Data dalam penelitian ini adalah penggalan kalimat pada teks cerita fantasi siswa kelas VII E dan VII F SMP Negeri 3 Purwokerto yang mengandung kesalahan penggunaan ejaan ejaan bahasa Indonesia yang tidak sesuai EYD edisi V. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode Simak dengan Teknik dasar sadap serta teknik lanjutan yaitu Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Proses pengumpulan data dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu mengumpulkan seluruh hasil tulisan teks cerita fantasi, menelaah setiap teks secara teliti, mengidentifikasi kesalahan dalam penggunaan ejaan, serta mencatat temuan tersebut pada lembar klasifikasi yang telah disediakan. Berdasarkan hasil pembahasan terhadap karangan cerita fantasi peserta didik kelas VII E dan VII F SMP Negeri 3 Purwokerto, dapat disimpulkan antara lain: (1) bentuk-bentuk kesalahan penggunaan huruf kapital sejumlah 45, (2) kesalahan penulisan kata sejumlah 25, (3) kesalahan penggunaan tanda baca sejumlah 33. Kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh peserta didik adalah pada penggunaan huruf kapital.