Rizky Adi Qolbussalim
Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Sea Breeze Front di Wilayah Semarang Menggunakan Satelit Himawari-9 Rizky Adi Qolbussalim; Yosafat Donni Haryanto; Avrionesti Avrionesti; Dodo Gunawan; Bima Arzhida
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3135

Abstract

Fenomena Sea Breeze Front (SBF) merupakan sirkulasi atmosfer skala meso yang berperan penting dalam pembentukan awan konvektif dan cuaca lokal di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik SBF di pesisir Semarang selama musim kemarau tahun 2025 (Juni-Agustus). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif menggunakan citra Satelit Himawari-9 kanal visible (Band 3) dan infrared (Band 13) untuk mengidentifikasi cloud line, serta data AWS dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Mas Semarang untuk menganalisis parameter angin permukaan (windrose), suhu udara, dan kelembapan relatif (RH). Analisis dilakukan terhadap enam kejadian SBF representatif, yaitu tanggal 17 Juni, 27 Juni, 13 Juli, 28 Juli, 11 Agustus, dan 30 Agustus 2025. Hasil analisis spasial-temporal menunjukkan SBF berhasil diidentifikasi melalui kemunculan pola cloud line memanjang yang bergerak menuju daratan. Masuknya SBF dikonfirmasi secara fisis di permukaan oleh perubahan arah angin dari darat menjadi laut, peningkatan kecepatan angin, penurunan suhu udara hingga 2,3°C (pada 17 Juni 2025), serta lonjakan RH hingga 14% (pada 11 Agustus 2025). Penelitian ini menunjukkan bahwa pergerakan SBF di Semarang sangat dipengaruhi oleh kekuatan angin latar (background wind) monsun timur dan hambatan topografi kompleks dari Gunung Ungaran di daratan bagian selatan.