Pendistribusian adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan. Produk dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan jaringan distribusi dan transportasi yang seringkali dibatasi oleh jarak yang jauh. Jalur pengiriman yang dipilih oleh setiap kendaraan akan memiliki dampak yang signifikan terhadap biaya pengiriman. PT. Samudera Gemilang Plastindo merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang plastik. Aktivitas utamanya adalah memproduksi plastik. Sasaran distribusi PT. Samudera Gemilang Plastindo adalah sanggup melaksanakan rute pengiriman yang efektif, serta biaya yang efisien. Namun ada masalah di perusahaan seperti kapasitas armada atau kendaraan yang digunakan belum maksimal dan tidak ada ketentuan mengenai pendistribusian. Kejadian tersebut mengakibatkan pengemudi kesulitan dalam menentukan prioritas pelanggan yang akan dilayani terlebih dahulu. Pengemudi tidak memperhitungkan jarak yang ditempuh kendaraan yang berpengaruh terhadap biaya operasional pendistribusian, oleh karena itu perlu dilakukan penentuan rute yang hendak dilalui untuk dapat meminimalkan pengeluaran pendistribusian pada perusahaan. Terdapat dua metode usulan penentuan rute, yaitu Saving Matrix dan Cluster First Route Second. Setelah dilakukan analisis data menggunakan dua metode tersebut akan dilakukan perbandingan metode mana yang lebih baik sebagai solusi penentuan rute dalam perusahaan. Hasil pengolahan data menggunakan metode Saving Matrix mendapatkan 8 rute usulan dengan menempuh jalur sejauh 2.687,8 km dan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 2.768.434. Sedangkan menggunakan metode Cluster First Route Second mendapatkan 10 rute usulan dengan menempuh jarak sejauh 3.052,7 km dan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 3.144.281. Metode terpilih adalah metode Saving Matrix karena lebih hemat dibanding metode Cluster First Route Second.