Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Malang menyediakan layanan informasi publik dan pengaduan. Namun, hasil observasi awal menggunakan skala likert menunjukkan bahwa tampilan dan fitur website mereka masih kurang rapi, kurang informatif, dan tidak memenuhi kebutuhan pengguna dengan baik, sehingga mempengaruhi kenyamanan dan kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah User Interface website DISKOMINFO Kabupaten Malang yang kurang informatif dengan menerapkan metode Design Thinking untuk perancangan ulang serta mengimplementasikan prototipe ke dalam bentuk HTML dan CSS. Penelitian ini menggunakan metode design thinking, yang menghubungkan peneliti dengan objek penelitian, yaitu DISKOMINFO Kabupaten Malang, untuk mengidentifikasi peluang dan ide-ide baru dalam merancang ulang user interface website. Metode ini memiliki tahapan terstruktur, meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test, serta berfokus pada pendekatan berbasis pengguna untuk memberikan solusi atas permasalahan yang ditemukan. Setelah menganalisis solusi dengan metode How Might We (HMW), dilakukan perancangan ulang user interface dalam bentuk desain prototipe High Fidelity yang interaktif. Prototipe tersebut diuji melalui verifikasi A/B testing dan validasi heuristic evaluation dengan hasil positif. Prototipe ini telah berhasil diimplementasikan ke dalam HTML dan CSS, meningkatkan tampilan dan fungsionalitas website secara signifikan, serta mendapat respons positif dari pihak Diskominfo. Implementasi ini menunjukkan kesiapan untuk diterapkan pada skala produksi yang lebih luas.