Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kelimpahan cacing wak-wak (Xenosiphon Sp) di pantai Penganak Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat Rivandi fahrur; Irma Akhrianti; La Ode Wahidin
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 18 No 2 (2024): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cacing wak-wak (Xenosiphon sp.) merupakan salah satu biota bentik laut dari filum Sipuncula yang memiliki potensi ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan pola sebaran cacing wak-wak serta mengkaji faktor-faktor lingkungan yang memengaruhinya di perairan Pantai Penganak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan purposive sampling dan metode transek garis dengan 3 stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan Xenosiphon sp. berkisar antara 0,22–0,56 individu/m², dengan pola sebaran mengelompok di seluruh stasiun. Parameter lingkungan yang dianalisis meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), bahan organik total (BOT), dan tekstur sedimen. Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa parameter utama yang memengaruhi kelimpahan adalah tekstur sedimen pasir dan kandungan bahan organik yang tinggi. Studi ini memberikan informasi dasar penting dalam upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan Xenosiphon sp. di perairan pesisir.
Perbandingan Akumulasi Logam Berat (Timbal dan Tembaga) Di Akar, Daun dan Sedimen Pada Mangrove Sonneratia alba Di Pantai Tanjung Bunga dan Pantai Koala Pangkalpinang Penti Penti; Umroh; La Ode Wahidin; Irma Akhrianti
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 19 No 1 (2025): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangroves have the ability to absorb and store heavy metals such as lead (Pb) and copper (Cu) from the environment. Heavy metals that enter the environment at certain concentrations can be neutralized by hyperaccumulator plants, one of which is mangroves. The objective of this study is to determine the comparison of heavy metal accumulation (lead and copper) in the roote, leaves and sediments of Sonneratia alba mangroves at Tanjung Bunga Beach and Koala Pangkalpinang Beach. The study was conducted in April 2025 at two locations: Tanjung Bunga Beach and Koala Pangkalpinang Beach. The methods used in this study were descriptive methods and the sampling method employed was purposive sampling. The analytical method used to measure the concentrations of heavy metals Pb and Cu in sediment, roots and leaves of mangroves was Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS). The analysis results showed that the heavy metal Pb content in the roots, leaves and sediments of Sonneratia alba mangrove at Tanjung Bunga Beach was 0,614 mg/kg, 0,726 mg/kg and 15,7 mg/kg, respectively, while the heavy metal Pb content in the roots, leaves and sediments of Sonneratia alba mangroves at Koala Beach was 1,143 mg/kg, 0,270 mg/kg and 10,8 mg/kg, respectively. The results indicate that Sonneratia alba mangroves have only a slight ability to absorb heavy metals Pb and Cu.