Arissa Sabilla
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ion Kalsium dalam Meningkatkan Stabilitas Tanah Lempung Arissa Sabilla; Rizki Damayanti; Rauzah Munauwarah
Quimica: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v8i1.14674

Abstract

Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang sering menimbulkan permasalahan dalam konstruksi karena memiliki plastisitas tinggi, daya dukung rendah, serta sifat kembang-susut yang signifikan akibat perubahan kadar air. Berbagai metode stabilisasi telah dikembangkan untuk meningkatkan kualitas tanah lempung, salah satunya melalui pemanfaatan material yang mengandung ion kalsium (Ca²⁺). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran ion kalsium dalam meningkatkan stabilitas tanah lempung melalui pendekatan studi literatur dan analisis dokumen. Data penelitian diperoleh dari berbagai artikel ilmiah, prosiding, buku referensi, dan hasil penelitian terdahulu yang membahas penggunaan kapur, batu gamping, limbah marmer, semen, serta material lain yang mengandung kalsium sebagai bahan stabilisasi tanah. Literatur dipilih berdasarkan kriteria relevansi topik stabilisasi tanah lempung berbasis kalsium dengan rentang tahun publikasi 2018-2026, sumber referensi yang mencakup artikel jurnal nasional dan internasional. Analisis dilakukan menggunakan metode content analysis untuk mengidentifikasi mekanisme kerja ion kalsium serta pengaruhnya terhadap sifat fisik dan mekanik tanah lempung. Hasil kajian menunjukkan bahwa ion kalsium berperan melalui proses pertukaran kation, flokulasi-aglomerasi, dan reaksi pozzolanik yang menghasilkan senyawa Calcium Silicate Hydrate (CSH) dan Calcium Aluminate Hydrate (CAH). Proses tersebut mampu menurunkan plastisitas tanah, mengurangi potensi kembang-susut, meningkatkan kepadatan, serta meningkatkan nilai kuat tekan dan daya dukung tanah. Ion kalsium merupakan faktor utama yang berkontribusi dalam peningkatan stabilitas tanah lempung dan menjadi komponen penting dalam berbagai metode stabilisasi tanah yang digunakan pada bidang geoteknik.
Pendekatan Humanis Melalui Distribusi Perlengkapan Sekolah sebagai Media Dukungan Psikososial Non-Klinis bagi Anak Korban Banjir Rikza Rikza; Putri Fikadilah Siregar; Muhammad Ferah Yosantia; Dian Aswatul Sinurat; Arissa Sabilla
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli- Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i2.16223

Abstract

Bencana banjir di Desa Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan kehilangan harta benda, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar serta berdampak terhadap kondisi psikologis anak usia sekolah. Kehilangan perlengkapan belajar, terhentinya aktivitas pembelajaran, dan munculnya rasa takut serta kecemasan dapat menurunkan motivasi belajar dan menghambat pemulihan pasca bencana. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan humanis melalui distribusi perlengkapan sekolah sebagai media dukungan psikososial non-klinis bagi anak korban banjir. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi dengan pemerintah desa, identifikasi dan verifikasi penerima manfaat, pengadaan perlengkapan sekolah, serta distribusi bantuan. Pendekatan humanis dihadirkan dengan komunikasi empatik dan pemberian bantuan secara personal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sepuluh paket perlengkapan sekolah berhasil disalurkan kepada penerima manfaat yang telah ter verifikasi. Selain memenuhi kebutuhan pendidikan dasar, kegiatan meningkatkan antusiasme, kepercayaan diri, dan semangat anak untuk kembali belajar. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa distribusi perlengkapan sekolah dapat berfungsi sebagai media dukungan psikososial sekaligus bantuan pendidikan yang mendukung resiliensi anak pasca bencana.