Bencana banjir di Desa Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan kehilangan harta benda, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar serta berdampak terhadap kondisi psikologis anak usia sekolah. Kehilangan perlengkapan belajar, terhentinya aktivitas pembelajaran, dan munculnya rasa takut serta kecemasan dapat menurunkan motivasi belajar dan menghambat pemulihan pasca bencana. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan humanis melalui distribusi perlengkapan sekolah sebagai media dukungan psikososial non-klinis bagi anak korban banjir. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi dengan pemerintah desa, identifikasi dan verifikasi penerima manfaat, pengadaan perlengkapan sekolah, serta distribusi bantuan. Pendekatan humanis dihadirkan dengan komunikasi empatik dan pemberian bantuan secara personal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sepuluh paket perlengkapan sekolah berhasil disalurkan kepada penerima manfaat yang telah ter verifikasi. Selain memenuhi kebutuhan pendidikan dasar, kegiatan meningkatkan antusiasme, kepercayaan diri, dan semangat anak untuk kembali belajar. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa distribusi perlengkapan sekolah dapat berfungsi sebagai media dukungan psikososial sekaligus bantuan pendidikan yang mendukung resiliensi anak pasca bencana.
Copyrights © 2026