Mohamad Syahrur Roziqin
Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kompetensi Rantai Pasok dan Pemasaran Digital sebagai Kapabilitas Strategis dalam Meningkatkan Kinerja Ekspor PT Nagaart Collection Mohamad Syahrur Roziqin; Erna Resmiatini
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 4 No. 1 (2026): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v4i1.8591

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kompetensi rantai pasok dan pemasaran digital sebagai kapabilitas strategis yang berkontribusi terhadap kinerja ekspor PT Nagaart Collection, perusahaan kerajinan batu alam berorientasi ekspor yang berlokasi di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dokumenter (documentary case study). Data diperoleh dari analisis dokumen internal perusahaan meliputi customer invoices, vendor invoices, sales orders, dan purchase orders periode 2019–2025, serta analisis konten media digital resmi perusahaan berupa website, Instagram, dan Facebook. Analisis data menggunakan model Miles, melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber dan triangulasi dokumen diterapkan untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Nagaart Collection memiliki kompetensi rantai pasok yang kuat, ditandai dengan konsistensi aktivitas pengadaan selama tujuh tahun pengamatan meskipun terjadi fluktuasi permintaan. Pemasaran digital yang diimplementasikan melalui tiga platform (website, Instagram, Facebook) terbukti mendukung akuisisi pelanggan internasional, khususnya di kawasan Eropa. Berdasarkan perspektif Resource-Based View (RBV) dan kerangka VRIN, kedua kapabilitas tersebut memenuhi kriteria sebagai sumber keunggulan bersaing yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan RBV pada konteks UKM ekspor di negara berkembang, serta implikasi praktis bagi perusahaan kerajinan berorientasi ekspor.