Reza Pahlevi Muliadi
Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS DI INSTALASI KESEHATAN LINGKUNGAN DI DINAS KESEHATAN UPTD PUSKESMAS PONED AEK KOTA BATU KECAMATAN NA IX-X TAHUN 2025 Reza Pahlevi Muliadi; Elmina Tampubolon; Selamat Ginting
Deli Medical and Health Science Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Deli Medical And Health Science Journal (JDMHC)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jdmhc.v3i2.3222

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja petugas kesehatan lingkungan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penularan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada petugas di Instalasi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas PONED Aek Kota Batu Kecamatan Na IX-X Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 105 orang dan sampel sebanyak 83 orang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup baik, namun kepatuhan dalam penggunaan APD masih belum maksimal. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, ketersediaan APD, dan kebijakan dengan perilaku penggunaan APD (p-value < 0,05). Faktor pengetahuan merupakan faktor predisposisi yang paling dominan memengaruhi perilaku petugas dalam menggunakan APD. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan, pembinaan sikap positif, ketersediaan APD yang memadai, dan penegakan kebijakan perlu ditingkatkan untuk mendukung keselamatan kerja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen Puskesmas dalam meningkatkan program keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja.