Akbar Saputra
Universitas Tomakaka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PEYALAHGUNAAN MINUMAN BERALKOHOL OLEH ANAK (STUDI KASUS POLRESTA MAMUJU) Nelwan; Fiyan Fadlyawan; Akbar Saputra
Journal of Sharia, Law, and Economics Vol 1 No 1 (2026): studies involving Sharia, law, and Islamic economics within the context of contem
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Universitas Tomakaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan minuman beralkohol oleh anak merupakan persoalan sosial dan hukum yang berkaitan dengan lingkungan pergaulan, relasi teman sebaya, keluarga, serta ketersediaan minuman beralkohol. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mendorong penyalahgunaan minuman beralkohol oleh anak di Kabupaten Mamuju dan mengidentifikasi upaya aparat penegak hukum dalam penanggulangannya. Penelitian menggunakan pendekatan empiris dengan pengumpulan data lapangan melalui wawancara dan angket, serta studi kepustakaan. Data penelitian bersumber dari 50 responden dan wawancara dengan aparat kepolisian serta informan terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan memadukan data kuantitatif dan keterangan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan pergaulan dan pengaruh teman sebaya merupakan faktor yang paling dominan, masing-masing dipilih oleh 15 responden (30%). Faktor rasa ingin tahu dipilih oleh 10 responden (20%), sedangkan lingkungan keluarga dan penjualan secara bebas masing-masing 5 responden (10%). Temuan lapangan juga menunjukkan hambatan berupa terbatasnya kerja sama masyarakat dengan kepolisian, upaya menghilangkan barang bukti, keterbatasan sumber daya manusia, dan keterbatasan sarana prasarana. Penanggulangan dilakukan melalui langkah preventif, seperti razia, patroli, pendekatan keagamaan, dan penyuluhan, serta langkah represif melalui penanganan laporan, kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah, dan penindakan sesuai hukum. Temuan ini memperlihatkan perlunya penanggulangan yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga memperkuat keluarga, lingkungan sosial, pengawasan peredaran, dan edukasi anak.