Cahyani, Yuliana Novia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Olahan Makanan melalui Pengelolaan Limbah Organik Berbasis Eco-Enzyme di Kabupaten Trenggalek Widari, Nyoman Sri; Bellanov, Agrienta; Cahyani, Yuliana Novia
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v6i2.12594

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM olahan makanan di Kabupaten Trenggalek dalam mengelola limbah organik melalui pembuatan eco-enzyme sekaligus memperkuat pengelolaan usaha berbasis ekonomi sirkular. Mitra kegiatan adalah pelaku UMKM olahan makanan di Kelurahan Surodakan dan Kelutan yang menghasilkan limbah kulit buah, sisa sayuran, dan sisa bahan dapur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action yang meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan pembuatan eco-enzyme, penerapan teknologi sederhana, pendampingan produksi, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 10 peserta inti dari 8 unit UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 8 dari 10 peserta mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Kapasitas produksi meningkat dari sekitar 20 liter pada tahap uji coba menjadi sekitar 100 liter per bulan setelah pendampingan dan penyediaan alat fermentasi. Mitra juga mulai menerapkan pencatatan limbah harian, perencanaan batch produksi, pelabelan produk, dan kalkulasi sederhana biaya produksi. Program ini menghasilkan kelompok usaha eco-enzyme beranggotakan 10 orang dan penjualan awal minimal 20 liter produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengolahan limbah organik berbasis eco-enzyme dapat menjadi solusi praktis untuk mengurangi limbah, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan membuka peluang usaha baru bagi UMKM.   This community service program aims to enhance the capabilities of processed-food MSMEs in Trenggalek Regency regarding organic waste management through eco-enzyme production, while simultaneously strengthening business management based on circular economy principles. The project partners are processed-food MSMEs in Surodakan and Kelutan Urban Villages that generate waste such as fruit peels, vegetable scraps, and kitchen leftovers. The implementation utilized a participatory action approach, comprising needs assessment, outreach, eco-enzyme production training, the application of simple technology, production mentoring, and evaluation. Ten core participants from eight MSME units took part in the activities. The results indicate that eight of the ten participants were able to produce eco-enzymes independently. Production capacity increased from approximately 20 liters during the trial phase to around 100 liters per month following mentoring and the provision of fermentation equipment. Partners also began implementing daily waste recording, production batch planning, product labeling, and basic production cost calculations. The program resulted in the formation of a 10-member eco-enzyme business group and initial sales of at least 20 liters of the product. These activities demonstrate that eco-enzyme-based organic waste processing can serve as a practical solution for reducing waste, raising environmental awareness, and creating new business opportunities for MSMEs.