Andi Yuyun Muzizat
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Jl. Pemuda No. 339, Kolaka, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Contextualizing trigonometry: an analysis of student problem-solving strategies and limitations Andi Yuyun Muzizat; Ana Rosalina; Elsa Savira Putri; Marniati; Ully Hidayati; Arma Wangsa
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v6i1.23054

Abstract

ability in contextual tasks using trigonometric ratios (sine, cosine, and tangent). Design/methodology/approach: A qualitative descriptive research design was employed, with three students from SMA Negeri 1 Watubangga purposively selected to represent varying levels of mathematical ability (high, medium, and low). Data were collected through problem-solving tasks and task-based (clinical) interviews, then analyzed using the interactive data analysis model, referring to Polya’s stages of mathematical problem solving. Findings: This study shows that high-ability students were able to fulfill all stages of problem solving and comprehensively solve trigonometric problem-solving tasks. Meanwhile, students with moderate and low abilities were only able to fulfill three of Polya’s stages and were limited to cosine-based problem-solving tasks. Practical implications: These findings highlight the importance of differentiated mathematics instruction based on students’ ability levels, strengthening prerequisite conceptual understanding, and implementing collaborative and contextual mathematics learning approaches, as well as instruction aligned with students’ learning preferences, to enhance trigonometric problem-solving ability. Originality/value: This study reveals differences in mathematical problem-solving performance across student ability levels in contextual mathematical problem solving involving trigonometric ratios, while also identifying key contributing factors to problem-solving success.   Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui faktor pendukung kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan konsep perbandingan trigonometri (sinus, cosinus, dan tangen). Design/methodology/approach: Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan memilih tiga siswa dari SMA Negeri 1 Watubangga sebagai subjek secara purposive. Ketiga subjek tersebut merepresentasikan tingkat kemampuan yang berbeda, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Data yang diperoleh melalui tes dan wawancara diagnostik dianalisis menggunakan teknik flow model dan mengacu pada indikator pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Polya. Findings: Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh indikator dan menyelesaikan masalah perbandingan trigonometri (sinus, cosinus, tangen) secara menyeluruh. Sementara itu, siswa berkemampuan sedang dan rendah hanya mampu memenuhi tiga indikator Polya serta terbatas pada penyelesaian soal perbandingan cosinus. Practical implications: ini menunjukkan pentingnya diferensiasi pembelajaran berdasarkan kemampuan siswa, penguatan materi prasyarat serta penerapan strategi kolaboratif dan kontekstual serta  pendekatan sesuai gaya belajar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah trigonometri. Originality/value: Studi ini mengungkap perbedaan capaian pada tiap tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan konsep perbandingan trigonometri, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung utama yang memengaruhi keberhasilan pemecahan masalah.