Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PPOK MELALUI PENERAPAN POSISI SEMI-FOWLER DIRUANGAN HCU Rahmad Solihin; Charisa Tanzila; Sri Mulyati; Iswadi Iswadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63553

Abstract

hambatan aliran udara di saluran napas. Gejala utama yang sering memicu kecemasan dan kegawatan di ruang High Care Unit (HCU) adalah sesak napas (dispnea) serta penurunan saturasi oksigen. Salah satu intervensi mandiri keperawatan non-farmakologis untuk mengatasi masalah ini adalah pemberian posisi semi-Fowler (kemiringan 30–45°).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan gambaran asuhan keperawatan melalui penerapan posisi semi- Fowler terhadap penurunan frekuensi napas dan peningkatan saturasi oksigen pada pasien PPOK di Ruang HCU.  Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif eksploratif pada pasien PPOK yang dirawat di ruang HCU. Intervensi posisi semi- Fowler diberikan selama 30 menit per sesi, 2 kali sehari selama 3 hari perawatan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi frekuensi napas (respiratory rate), instrumen pulse oximeter, dan lembar pengkajian asuhan keperawatan. Hasil evaluasi keperawatan menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada kondisi pasien setelah diberikan posisi semi-Fowler. Frekuensi napas menurun dari rata-rata 30x/menit menjadi 20x/menit, dan saturasi oksigen (SpO2) meningkat dari 93% menjadi 97%. Pasien juga melaporkan rasa nyaman dan sesak napas berkurang. Posisi semi- Fowler efektif membantu memaksimalkan ekspansi paru, mengoperasionalkan otot bantu pernapasan secara optimal, dan meningkatkan pertukaran gas pada pasien PPOK. Penerapan posisi ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu prosedur standar asuhan keperawatan non-farmakologis di ruang HCU.