Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Pasien Terminal Terhadap Dukungan Spiritual Sebagai Bagian Dari Asuhan Keperawatan Paliative Shindy Shindy; Iswadi Iswadi; Matda Yunartha
JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Research and Development
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jis.v4i2.1727

Abstract

Terminal patients treated in the Intensive Care Unit (ICU) often experience physical, psychological, social, and spiritual distress due to life-threatening conditions. Spiritual support is considered an important component of holistic nursing care that can help patients achieve peace, acceptance, and emotional comfort during end-of-life care. This study aimed to explore terminal patients’ perceptions of spiritual support as part of nursing care in the ICU at Royal Prima Hospital Jambi. This research used a qualitative method with a phenomenological approach. Participants were selected using purposive sampling techniques, involving seven terminal patients who met the inclusion criteria. Data were collected through in-depth semi-structured interviews and analyzed using Reflexive Thematic Analysis. The findings identified four main themes: experiences of crisis and uncertainty in ICU care, spirituality as a coping mechanism, nurses’ spiritual support as part of holistic nursing and positive perceptions of spiritual support in improving acceptance and emotional calmness. Participants perceived spiritual support through empathetic communication, emotional attention and facilitation of worship activities. Spiritual support provided by nurses contributed patients’ emotional stability, peace of mind and acceptance of their terminal condition. The study concludes that spiritual support is an essential aspect of holistic nursing care for terminal patients in ICU settings.
PENGARUH PENDAMPINGAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT DEPRESI PASIEN STROKE PADA FASE PALIATIF DI POLIKLINIK SYARAF RSUD SUNGAI LILIN Elin Trisna; Dina Arbangati; Tuta Febrianti; Dessy Andriyani. AZ; Subang Aini Nasution; Iswadi Iswadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62883

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas di seluruh dunia, yang berdampak pada kesejahteraan fisik, psikologis, dan spiritual pasien. Pasien stroke dalam fase paliatif berisiko mengalami depresi akibat keterbatasan fisik dan ketergantungan pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan spiritual terhadap tingkat depresi pada pasien stroke fase paliatif di Poliklinik Neurologi RSUD Sungai Lilin pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental jenis *one-group pretest-posttest* dengan 30 responden yang dipilih melalui teknik *purposive sampling*. Tingkat depresi diukur menggunakan *Beck Depression Inventory-II* (BDI-II) dan dianalisis dengan uji *Paired Sample t-Test*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami depresi berat (60,0%; skor rata-rata 30,00), yang kemudian menurun menjadi kategori depresi sedang (83,3%) dan ringan (16,7%) setelah intervensi (skor rata-rata 23,07). Uji *Paired Sample t-Test* menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari pendampingan spiritual dalam menurunkan tingkat depresi. Pendampingan spiritual direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik bagi pasien stroke fase paliatif.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PPOK MELALUI PENERAPAN POSISI SEMI-FOWLER DIRUANGAN HCU Rahmad Solihin; Charisa Tanzila; Sri Mulyati; Iswadi Iswadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63553

Abstract

hambatan aliran udara di saluran napas. Gejala utama yang sering memicu kecemasan dan kegawatan di ruang High Care Unit (HCU) adalah sesak napas (dispnea) serta penurunan saturasi oksigen. Salah satu intervensi mandiri keperawatan non-farmakologis untuk mengatasi masalah ini adalah pemberian posisi semi-Fowler (kemiringan 30–45°).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan gambaran asuhan keperawatan melalui penerapan posisi semi- Fowler terhadap penurunan frekuensi napas dan peningkatan saturasi oksigen pada pasien PPOK di Ruang HCU.  Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif eksploratif pada pasien PPOK yang dirawat di ruang HCU. Intervensi posisi semi- Fowler diberikan selama 30 menit per sesi, 2 kali sehari selama 3 hari perawatan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi frekuensi napas (respiratory rate), instrumen pulse oximeter, dan lembar pengkajian asuhan keperawatan. Hasil evaluasi keperawatan menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada kondisi pasien setelah diberikan posisi semi-Fowler. Frekuensi napas menurun dari rata-rata 30x/menit menjadi 20x/menit, dan saturasi oksigen (SpO2) meningkat dari 93% menjadi 97%. Pasien juga melaporkan rasa nyaman dan sesak napas berkurang. Posisi semi- Fowler efektif membantu memaksimalkan ekspansi paru, mengoperasionalkan otot bantu pernapasan secara optimal, dan meningkatkan pertukaran gas pada pasien PPOK. Penerapan posisi ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu prosedur standar asuhan keperawatan non-farmakologis di ruang HCU.