Penggunaan plastik sekali pakai menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari mahasiswa karena praktis dan mudah diperoleh. Penggunaan yang tinggi dapat berkontribusi terhadap terbentuknya mikroplastik yang berpotensi berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan. Survei awal pada 10 mahasiswa menunjukkan bahwa 6 mahasiswa masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai mikroplastik dan sebagian besar masih menggunakan plastik sekali pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang mikroplastik dan sikap terhadap perilaku penggunaan plastik sekali pakai pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 92 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan tentang mikroplastik, sikap, dan perilaku penggunaan plastik sekali pakai, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47 responden (51,1%) memiliki pengetahuan baik, 49 responden (53,3%) memiliki sikap positif, dan 51 responden (55,4%) memiliki perilaku baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang mikroplastik dengan perilaku penggunaan plastik sekali pakai (p=0,028) serta terdapat hubungan antara sikap terhadap perilaku penggunaan plastik sekali pakai (p=0,002). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang mikroplastik dan sikap berhubungan dengan perilaku penggunaan plastik sekali pakai pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.