Prevalensi anemia pada remaja putri di Kabupaten Sidoarjo tergolong tinggi, mencapai 51,6%. Anemia merupakan kondisi multifaktorial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk siklus menstruasi dan pola tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara siklus menstruasi, pola tidur, dan kadar hemoglobin pada siswi di Madrasah Aliyah Terpadu (MA IT) Darul Fikri Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Responden dipilih menggunakan metode total sampling, sehingga diperoleh sampel akhir sebanyak 99 peserta yang memenuhi kriteria. Data yang dianalisis meliputi durasi siklus menstruasi, skor pola tidur, dan kadar hemoglobin. Analisis univariat disajikan secara deskriptif, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p<0,05. Nilai median yang diperoleh adalah 32 hari untuk durasi siklus menstruasi (rentang: 17–59), 6 untuk skor pola tidur (rentang: 3–16), dan 12,4 g/dL untuk kadar hemoglobin (rentang: 7,7–18,2). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara siklus menstruasi dan kadar hemoglobin (rₛ = -0,147; p = 0,146). Sebaliknya, ditemukan hubungan yang signifikan antara pola tidur dan kadar hemoglobin (rₛ = -0,362; p < 0,001). Kesimpulannya, meskipun tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara siklus menstruasi dan kadar hemoglobin, terdapat hubungan yang signifikan antara pola tidur dan kadar hemoglobin. Kualitas tidur yang lebih buruk cenderung dikaitkan dengan kadar hemoglobin yang lebih rendah pada siswi di MA IT Darul Fikri Sidoarjo