Feodora Stevi Hosana
Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Tarumanagara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MELUKIS GELAS KACA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI EKSPRESIF ANAK PANTI ASUHAN RUMAH DIAN ABADI Sisca Aulia; Feodora Stevi Hosana; Fidelia Evelyn Mutiara Wibowo; Leticia Lunardi; Audrey Valeria Lesmana
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v9i2.37656

Abstract

Education doesn't just take place in school, but also includes opportunities for children to directly express their imagination, feelings, and creativity. Children living in orphanages need space to learn, play, and express themselves, but limited facilities and daily routines often leave them without a platform to freely express their imagination and feelings. The purpose of this activity is to provide a creative learning experience through glass painting, encouraging children to boldly express their imagination and feelings, fostering awareness that each work is unique, and providing a simple understanding of the potential economic value of artwork. This activity is carried out through a participatory method that includes material delivery, demonstrations of glass painting techniques, creative practice, presentations of work, and joint reflection. Through this process, children are given the opportunity to express feelings, experiences, hopes, and self-identity through symbols, colors, and visual forms poured into glass. The results of the activity show that glass painting not only improves nonverbal communication skills but also strengthens self-confidence, creativity, fine motor skills, and social interaction skills. Children are able to produce creative and unique works, dare to express their imagination and feelings in their work, and understand that their work has meaning and market value. Overall, the activity went very well, achieving its stated goals and receiving a positive response from both the children and the orphanage management. Glass painting can be an effective expressive communication medium and a means of empowering children in support of inclusive, sustainable development focused on improving their quality of life ABSTRAK Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga mencakup kesempatan bagi anak untuk langsung mengekspresikan imajinasi, perasaan, dan kreativitas mereka. Anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan Rumah Dian Abadi membutuhkan ruang untuk belajar, bermain, dan berekspresi, namun keterbatasan fasilitas dan rutinitas sehari-hari sering membuat mereka kurang memiliki wadah untuk menyalurkan imajinasi dan perasaan secara bebas. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar yang kreatif melalui kegiatan melukis di gelas kaca, mendorong anak-anak untuk berani mengekspresikan imajinasi dan perasaan mereka, menumbuhkan kesadaran bahwa setiap karya memiliki keunikan tersendiri, memberikan pemahaman sederhana mengenai potensi nilai ekonomi dari karya seni. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode partisipatif yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi teknik melukis gelas kaca, praktik kreatif, presentasi karya, dan refleksi bersama. Melalui proses tersebut, anak diberikan kesempatan untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman, harapan, dan identitas diri melalui simbol, warna, dan bentuk visual yang dituangkan pada media gelas kaca. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melukis gelas kaca tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi nonverbal, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri, kreativitas, keterampilan motorik halus, dan kemampuan berinteraksi sosial. Anak mampu menghasilkan karya yang kreatif dan unik, berani menuangkan imajinasi serta perasaan dalam karya dan memahami bahwa karya mereka memiliki makna serta nilai jual. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan sangat baik, mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan mendapat sambutan positif dari anak-anak maupun pengurus panti. Melukis gelas kaca dapat menjadi media komunikasi ekspresif yang efektif, sekaligus sarana pemberdayaan anak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup.