Lusiana Lusiana
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERDIFERENSIASI MATERI PENYAJIAN DATA SISWA SMP May Yanti Elizabeth Situmorang; Misdalina Misdalina; Lusiana Lusiana
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13758

Abstract

Statistical literacy skills among junior high school students remain substandard, particularly in organizing raw data into appropriate representations and interpreting contextual graphical information. Conventional mathematics classrooms frequently neglect learner diversity by utilizing rigid, one-size-fits-all instructional materials that lack authentic problem-solving investigations. This pedagogical disparity necessitates adaptive learning materials that accommodate distinct student profiles while systematically cultivating critical analytical abilities. This study aims to develop differentiated Student Worksheets (LKPD) based on Problem Based Learning (PBL) for junior high school data presentation topics that are valid, practical, and possess a potential positive effect on learning outcomes. This Research and Development (R&D) study adopted the ADDIE model comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. The trial subjects involved seventh-grade students distributed across one-to-one trials (three students) and small-group evaluations (nine students). Data were gathered through expert validation instruments, user response questionnaires, and diagnostic achievement tests, which were subsequently analyzed using descriptive quantitative percentages. The results revealed that the developed worksheet satisfied the criteria for high validity with an overall expert mean score of 84.81%, proved exceptionally practical across field evaluations, and demonstrated a positive potential effect in fostering students' data analysis and interpretation skills. Educational differentiation is materialized through contextual content choices, tiered process scaffolding, and product representation alternatives aligned with student readiness and learning styles. ABSTRAK Kemampuan literasi statistika peserta didik sekolah dasar dan menengah pertama masih rendah, khususnya dalam menyajikan data mentah serta menginterpretasikan grafik informasi kontekstual. Pembelajaran matematika di kelas konvensional selama ini cenderung mengabaikan keragaman kesiapan belajar siswa dan masih bertumpu pada bahan ajar seragam yang minim aktivitas pemecahan masalah nyata. Kesenjangan tersebut menuntut adanya inovasi bahan ajar adaptif yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar individual sekaligus melatih kemampuan analisis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) terdiferensiasi pada materi penyajian data untuk siswa SMP yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar. Penelitian pengembangan (Research and Development) ini menerapkan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Subjek uji coba adalah peserta didik kelas VII SMP yang dilibatkan dalam tahapan evaluasi perorangan (one-to-one) sebanyak tiga peserta didik dan uji kelompok kecil (small group) sebanyak sembilan peserta didik. Data dihimpun menggunakan lembar validasi para ahli, angket respons praktisi dan siswa, serta tes pemahaman konsep data, yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik persentase deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan skor rata-rata ahli sebesar 84,81%, terbukti sangat praktis pada uji coba lapangan, serta menunjukkan efek potensial positif dalam memfasilitasi keterampilan mengolah, menyajikan, dan mengevaluasi data secara kritis. Diferensiasi terwujud secara nyata melalui variasi konten kontekstual, gradasi proses bantuan bertingkat (scaffolding), serta keleluasaan pemilihan produk diagram sesuai profil belajar siswa.