Paska Sriulina Tarigan
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDIOTORY, VISUALIZATION AND INTELECTUALLY) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Wendy Albert Saragih; Joen Parningotan Purba; Paska Sriulina Tarigan
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i4.14317

Abstract

Physical Education, Health, and Sport (PJOK) learning outcomes in elementary schools frequently remain suboptimal due to conventional instructional methods that fail to engage multiple sensory modalities. This empirical gap is evident in students' low mastery of flexibility movement concepts, where varied learning preferences are rarely facilitated simultaneously. Consequently, adopting an integrated learning model that synthesizes bodily movement with cognitive engagement is critical. This study aims to determine the effect of the SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, and Intellectually) learning model on fourth-grade students' PJOK learning outcomes at SD Negeri 068332 Simalingkar during the 2025/2026 academic year. A quantitative pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design was conducted on 30 students selected via total sampling. Data were gathered through expert-validated achievement tests and student response questionnaires. Findings revealed that the initial pretest average of 50.66 significantly increased to 78.50 in the posttest assessment. The paired sample t-test generated a t_"value"  greater than the critical t_"table"  (9.859≥1.697) at a significance level of 0.000 (p<0.05). Thus, the SAVI learning model exerts a statistically significant positive effect on enhancing primary students' physical education outcomes. ABSTRAK Hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar sering kali belum mencapai ketuntasan optimal karena dominasi pembelajaran konvensional yang kurang mengintegrasikan seluruh modalitas sensori siswa. Kesenjangan ini tampak pada rendahnya pemahaman konsep serta keterampilan gerak materi kelenturan yang belum mengakomodasi keberagaman gaya belajar anak secara simultan. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran terpadu yang memadukan aktivitas fisik dan proses berpikir menjadi sangat penting untuk diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, and Intellectually) terhadap peningkatan hasil belajar PJOK siswa kelas IV SD Negeri 068332 Simalingkar Tahun Pembelajaran 2025/2026. Pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest-posttest design diterapkan terhadap 30 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar kognitif dan psikomotorik yang telah divalidasi ahli serta angket respon siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa rata-rata pretest sebesar 50,66 meningkat secara signifikan menjadi 78,50 pada perolehan posttest. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan nilai t_"hitung"  lebih besar daripada t_"tabel"  (9,859≥1,697) dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Dengan demikian, model pembelajaran SAVI berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar PJOK materi kelenturan pada siswa sekolah dasar.    
PENGARUH PERMAINAN OLAHRAGA TRADISIONAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PJOK SISWA KELAS IV SD NEGERI 067259 MEDAN Rut Damayanthy Perangin-angin; Joen Parningotan Purba; Paska Sriulina Tarigan
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i4.15900

Abstract

Low student learning motivation in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) often stems from rigid conventional instructional methods that lack engaging movement variations. This condition causes students to remain passive and less enthusiastic during field-based learning sessions. This study aimed to analyze the effect of traditional sports games on the PJOK learning motivation of fourth-grade students at SD Negeri 067259 Medan Johor in the 2025/2026 academic year. A quantitative approach employing a pre-experimental one-group pretest-posttest design was utilized. The research population included all fourth-grade students, with a sample of 27 students from class IV-B selected through a saturated sampling technique. Learning motivation data were gathered using a validated and reliable Likert-scale questionnaire, subsequently analyzed via normality testing and paired sample t-tests assisted by SPSS version 26. Descriptive analysis indicated an increase in the mean learning motivation score from 67.11 on the pre-test to 82.48 on the post-test evaluation. Hypothesis testing revealed a calculated t-value of 4.760, exceeding the t-table value of 1.705 at a 0.05 significance level with a p-value of 0.000 < 0.05, thereby confirming the acceptance of the alternative hypothesis (Ha). This study concludes that traditional sports games exert a positive and significant effect on primary school students' PJOK learning motivation. Consequently, traditional game-based learning models serve as innovative pedagogical alternatives to foster active, recreational, and meaningful movement learning environments. ABSTRAK Rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sering kali berakar pada metode instruksional konvensional yang kaku dan minim variasi gerak yang menyenangkan. Keadaan ini menyebabkan peserta didik bersikap pasif serta kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan permainan olahraga tradisional terhadap motivasi belajar PJOK siswa kelas IV SD Negeri 067259 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2025/2026. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV, dengan sampel penelitian berjumlah 27 siswa kelas IV-B yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan instrumen angket skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis paired sample t-test berbantuan program SPSS versi 26. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan skor rata-rata motivasi belajar dari 67,11 pada saat pre-test menjadi 82,48 pada pengukuran post-test. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai t_"hitung"  sebesar 4,760 yang melampaui t_"tabel"  sebesar 1,705 pada taraf signifikansi 0,05 dengan nilai signifikansi 0,000<0,05, sehingga hipotesis alternatif (H_a) diterima. Simpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa permainan olahraga tradisional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar PJOK siswa sekolah dasar. Implikasinya, model pembelajaran berbasis permainan tradisional dapat dijadikan strategi pedagogis inovatif dalam menciptakan atmosfer belajar gerak yang aktif, rekreatif, dan bermakna.