Low student learning motivation in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) often stems from rigid conventional instructional methods that lack engaging movement variations. This condition causes students to remain passive and less enthusiastic during field-based learning sessions. This study aimed to analyze the effect of traditional sports games on the PJOK learning motivation of fourth-grade students at SD Negeri 067259 Medan Johor in the 2025/2026 academic year. A quantitative approach employing a pre-experimental one-group pretest-posttest design was utilized. The research population included all fourth-grade students, with a sample of 27 students from class IV-B selected through a saturated sampling technique. Learning motivation data were gathered using a validated and reliable Likert-scale questionnaire, subsequently analyzed via normality testing and paired sample t-tests assisted by SPSS version 26. Descriptive analysis indicated an increase in the mean learning motivation score from 67.11 on the pre-test to 82.48 on the post-test evaluation. Hypothesis testing revealed a calculated t-value of 4.760, exceeding the t-table value of 1.705 at a 0.05 significance level with a p-value of 0.000 < 0.05, thereby confirming the acceptance of the alternative hypothesis (Ha). This study concludes that traditional sports games exert a positive and significant effect on primary school students' PJOK learning motivation. Consequently, traditional game-based learning models serve as innovative pedagogical alternatives to foster active, recreational, and meaningful movement learning environments. ABSTRAK Rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sering kali berakar pada metode instruksional konvensional yang kaku dan minim variasi gerak yang menyenangkan. Keadaan ini menyebabkan peserta didik bersikap pasif serta kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan permainan olahraga tradisional terhadap motivasi belajar PJOK siswa kelas IV SD Negeri 067259 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2025/2026. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV, dengan sampel penelitian berjumlah 27 siswa kelas IV-B yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan instrumen angket skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis paired sample t-test berbantuan program SPSS versi 26. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan skor rata-rata motivasi belajar dari 67,11 pada saat pre-test menjadi 82,48 pada pengukuran post-test. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai t_"hitung" sebesar 4,760 yang melampaui t_"tabel" sebesar 1,705 pada taraf signifikansi 0,05 dengan nilai signifikansi 0,000<0,05, sehingga hipotesis alternatif (H_a) diterima. Simpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa permainan olahraga tradisional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar PJOK siswa sekolah dasar. Implikasinya, model pembelajaran berbasis permainan tradisional dapat dijadikan strategi pedagogis inovatif dalam menciptakan atmosfer belajar gerak yang aktif, rekreatif, dan bermakna.