Dede Sri Nurkhotimah
Fakultas Pendidikan, Sosial dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI MATA KULIAH PENDIDIKAN SENI MUSIK MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PjBL) KOLABORATIF: PENGALAMAN BELAJAR BERMAKNA UNTUK CALON GURU SD MASA DEPAN Lousy Loustiawaty; Dini Yuniarti; Dede Sri Nurkhotimah; Farhan Rayhan; Amelia Nurkhasanah; Aliska Aliska
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.13975

Abstract

ABSTRACT Music education for prospective elementary school teachers needs to provide learning experiences that connect the development of musical skills with an understanding of local culture and authentic educational practices. However, learning activities conducted predominantly within the classroom may limit students’ engagement with artistic practice and direct interaction with cultural practitioners. This study aimed to describe the implementation of collaborative Project-Based Learning (PjBL) centered on a gamelan degung performance in the Music Education course of the Elementary School Teacher Education Program at Universitas Muhammadiyah Kuningan. This qualitative study employed a case study approach involving 22 fourth-semester students, organized into four groups, and three local art studios as learning partners. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, documentation, and weekly reflective journals, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The learning process encompassed instrument introduction, basic technical training, progressive practice, ensemble coordination, dress rehearsal, and a final public performance. The findings revealed improvements in students’ gamelan performance skills, collaborative abilities, awareness of Sundanese culture, and confidence as prospective teachers. In conclusion, collaborative PjBL supported by art studios and culminating in a public performance offers an alternative approach to music education that integrates practical experience, collective learning, and the preservation of local cultural heritage. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Seni Musik bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar perlu memberikan pengalaman yang menghubungkan penguasaan keterampilan musikal dengan pemahaman terhadap budaya lokal dan praktik pembelajaran nyata. Namun, pembelajaran yang berlangsung terutama di lingkungan kelas berpotensi membatasi keterlibatan mahasiswa dengan praktik seni dan pengalaman langsung bersama pelaku budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Project-Based Learning (PjBL) kolaboratif berbasis pagelaran gamelan degung pada mata kuliah Pendidikan Seni Musik di Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Kuningan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 22 mahasiswa Kelas 4C dalam empat kelompok serta tiga sanggar seni lokal sebagai mitra pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan jurnal refleksi mingguan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Proses pembelajaran berlangsung melalui pengenalan instrumen, penguasaan teknik dasar, latihan bertahap, penyatuan permainan ansambel, gladi bersih, hingga pagelaran seni. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan keterampilan memainkan gamelan, kemampuan berkolaborasi, kesadaran terhadap budaya Sunda, dan kepercayaan diri mahasiswa sebagai calon pendidik. Dengan demikian, PjBL kolaboratif berbasis pagelaran dan kemitraan dengan sanggar seni dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mengintegrasikan pengalaman praktik, kerja kolektif, dan penguatan pelestarian budaya lokal.