Economics learning needs to be connected to local conditions and potential so that students not only understand economic concepts but are also able to apply them in everyday life. This study aimed to determine the effect of implementing contextual economics learning based on local wisdom on the economic skills of eleventh-grade students in the 3T region of SMAK Arastamar Awoni Lauso. This study employed a quantitative approach using a Pre-Experimental method with a One-Group Pretest-Posttest design. The subjects consisted of 25 students selected using a saturated sampling technique. Data were collected using an economic skills test that had been tested for validity and reliability. The data were analyzed using a normality test, Paired Samples T-Test, and N-Gain with the assistance of SPSS 26. The Paired Samples T-Test showed a t-value of -17.525, df = 24, and a significance value of 0.000 (p < 0.05), with a mean difference of -41.000. The N-Gain score was 0.855 or 85.50%, which was categorized as high. These results indicate that the implementation of contextual economics learning based on local wisdom can improve students' economic skills. Learning that connects economic materials with local contexts and wisdom can serve as a relevant alternative for students in the 3T region. ABSTRAK Pembelajaran ekonomi perlu dikaitkan dengan kondisi dan potensi lokal agar siswa tidak hanya memahami konsep ekonomi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran ekonomi kontekstual berbasis kearifan lokal terhadap keterampilan ekonomi siswa kelas XI di wilayah 3T SMAK Arastamar Awoni Lauso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tes keterampilan ekonomi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, Paired Samples T-Test, dan N-Gain dengan bantuan SPSS 26. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai t = -17,525, df = 24, dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), dengan mean difference sebesar -41,000. Hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,855 atau 85,50% berada pada kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran ekonomi kontekstual berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan keterampilan ekonomi siswa. Pembelajaran yang mengaitkan materi ekonomi dengan konteks dan kearifan lokal dapat menjadi alternatif pembelajaran yang relevan bagi siswa di wilayah 3T.