Setiaman Gulo
Universitas Nias

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KREATIVITAS SISWA BERBASIS POTENSI LOKAL DI UPTD SMP NEGERI 5 MANDREHE Setiaman Gulo; Asali Lase; Yearning Harefa; Eka Septianti Laoli
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.14982

Abstract

Creativity is an important competency in 21st-century learning that needs to be developed through contextual learning experiences. The utilization of local potential can serve as a learning resource that enables students to develop ideas, produce creative works, and solve problems based on their surrounding environment. This study aimed to analyze the role of teachers in supporting student creativity based on local potential and to describe the forms of student creativity at UPTD SMP Negeri 5 Mandrehe. A descriptive qualitative approach was employed involving 15 informants consisting of 5 subject teachers and 10 eighth-grade students. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The results showed that teachers performed five main roles: facilitator, motivator, innovator, guide, and liaison between the school and the local community. These roles were implemented by utilizing the natural environment, economic activities, local culture, and locally available materials through Project Based Learning (PjBL), group discussions, field observations, and problem-based learning. Student creativity was demonstrated through the ability to identify local potential, develop ideas, collaborate, solve contextual problems, and produce creative works using coconut shells, coconut leaves, clay, and recycled materials. These findings indicate that integrating local potential with active teacher support creates more contextual learning experiences and provides students with opportunities to develop creativity through direct engagement with their surrounding environment. ABSTRAK Kreativitas merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang perlu dikembangkan melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Pemanfaatan potensi lokal dapat menjadi sumber belajar yang memungkinkan siswa mengembangkan gagasan, menghasilkan karya, dan memecahkan masalah berdasarkan lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mendukung kreativitas siswa berbasis potensi lokal serta mendeskripsikan bentuk kreativitas siswa di UPTD SMP Negeri 5 Mandrehe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 15 informan yang terdiri atas 5 guru mata pelajaran dan 10 siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan lima peran utama, yaitu sebagai fasilitator, motivator, inovator, pembimbing, dan penghubung antara sekolah dengan lingkungan masyarakat. Peran tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lingkungan alam, aktivitas ekonomi, budaya, dan bahan lokal dalam pembelajaran melalui Project Based Learning (PjBL), diskusi kelompok, observasi lapangan, dan pembelajaran berbasis masalah. Kreativitas siswa terlihat dari kemampuan mengidentifikasi potensi lokal, mengembangkan gagasan, bekerja sama, memecahkan masalah kontekstual, serta menghasilkan karya berupa kerajinan dari tempurung kelapa, daun kelapa, tanah liat, dan barang bekas. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi potensi lokal dengan dukungan aktif guru menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas melalui pengalaman langsung di lingkungan mereka.