Putri Amalia
Universitas PGRI Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA KESALAHAN MORFOLOGI DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA: ANALISIS BERBASIS KORPUS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: PATTERNS OF MORPHOLOGICAL ERRORS IN STUDENTS' ACADEMIC WRITING: A CORPUS-BASED ANALYSIS AND ITS IMPLICATIONS FOR INDONESIAN LANGUAGE INSTRUCTION Putri Amalia; Muncar Tyas Palupi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.118750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan morfologi, menganalisis faktor penyebabnya, dan menjelaskan implikasi kesalahan pada karya ilmiah mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan identifikasi kesalahan, analisis penyebab, dan implikasi pembelajaran dalam satu kerangka analisis yang belum banyak dikaji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi, simak, dan catat terhadap 25 karya ilmiah mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan metode agih (distribusional). Hasil penelitian menemukan 83 kesalahan morfologi yang terdiri atas 39 kesalahan afiksasi (46,99%), 38 kesalahan reduplikasi (45,78%), dan 6 kesalahan komposisi (7,23%). Kesalahan afiksasi dan reduplikasi paling dominan, menegaskan perlunya penguatan kaidah pembentukan kata dalam pembelajaran morfologi di perguruan tinggi. Faktor penyebab kesalahan meliputi: (1) kurangnya penguasaan kaidah morfologi, khususnya morfofonemik prefiks meN-; (2) pengaruh ragam bahasa lisan terhadap tulisan; (3) interferensi bahasa daerah dan bahasa asing; serta (4) ketidaktelitian penyuntingan naskah. Implikasi penelitian meliputi penguatan materi morfologi dalam kurikulum, penerapan pembelajaran berbasis masalah, pengembangan bahan ajar kontekstual, dan penetapan standar kompetensi morfologi. Penelitian merekomendasikan penguatan pembelajaran morfologi, pelatihan penulisan ilmiah berkala, panduan penulisan berbasis EYD Edisi V dan KBBI, serta pembiasaan koreksi naskah sebelum dipublikasikan.