Audra Puteri Demsy
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Fraksi Ejeksi dengan Fungsi Ginjal pada Lansia Gagal Jantung Audra Puteri Demsy; Husnun Amalia
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v5i4.26214

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penyakit kardiovaskular, khususnya gagal jantung, yang dapat menyebabkan penurunan perfusi ginjal dan berujung pada gangguan fungsi ginjal. Fungsi ginjal umumnya dinilai melalui kadar kreatinin serum dan laju filtrasi glomerulus (estimated glomerular filtration rate/eGFR). Hingga saat ini, hubungan antara fungsi jantung yang direpresentasikan oleh fraksi ejeksi ventrikel kiri dengan fungsi ginjal pada lansia dengan gagal jantung masih menunjukkan hasil yang bervariasi pada berbagai penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fraksi ejeksi dengan fungsi ginjal pada lansia dengan gagal jantung. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang yang menggunakan data sekunder rekam medis pasien lansia dengan gagal jantung yang dirawat inap di RSUD Pasar Minggu. Fraksi ejeksi diperoleh dari hasil pemeriksaan ekokardiografi, sedangkan fungsi ginjal dinilai berdasarkan kadar kreatinin serum dan eGFR. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek mengalami gangguan fungsi ginjal, ditandai dengan peningkatan kadar kreatinin serum pada 77,9% subjek dan penurunan eGFR pada seluruh subjek penelitian, yang terbagi dalam kategori ringan–sedang, sedang–berat, dan berat. Mayoritas responden (70,1%) termasuk dalam kategori gagal jantung dengan fraksi ejeksi menurun (≤40%). Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara fraksi ejeksi dengan kadar kreatinin serum maupun dengan eGFR. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa fraksi ejeksi ventrikel kiri tidak berhubungan secara signifikan dengan fungsi ginjal pada lansia dengan gagal jantung, sehingga penurunan fungsi ginjal pada populasi ini kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain di luar fraksi ejeksi.