Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi dan Penerapan Sistem Bioflok Hemat Air Guna Mengurangi Pencemaran Limbah Budidaya di Aceh Besar Abdullah Abdullah; Yuri Gagarin; Muhammad Rusdi; Hanif Raihan; Hendra Yulisman
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 4 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i4.2433

Abstract

Mitra pengabdian di Gampong Mata Ie, Kabupaten Aceh Besar, menghadapi permasalahan lingkungan berupa borosnya penggunaan air dan pencemaran limbah amonia akibat sistem budidaya lele konvensional. Selain itu, fluktuasi kualitas air memicu tingginya angka kematian ikan dan rendahnya produktivitas kelompok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan transformasi sistem budidaya konvensional menjadi sistem bioflok yang hemat air dan ramah lingkungan guna meningkatkan kapasitas produksi mitra. Metode pelaksanaan yang diterapkan menggunakan pendekatan Pendidikan dan Pelatihan Partisipatif (Participatory Training and Learning) serta Pendampingan Teknis Langsung (On-the-Job Technical Mentoring) yang dilaksanakan selama 8 bulan. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif rekayasa bioflok, pembangunan 3 unit kolam percontohan (2 kolam produksi dan 1 kolam pembibitan), serta pendampingan manajemen kualitas air. Hasil pelaksanaan program menunjukkan keberhasilan penerapan teknologi tepat guna sistem bioflok yang mampu menghemat penggunaan air hingga lebih dari 90% tanpa pergantian air berkala. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan kapasitas tebar benih sebesar 100%, dari kondisi awal 500 ekor/kolam menjadi 1.000 ekor/kolam dengan target kelangsungan hidup (Survival Rate) mencapai lebih dari 90%. Melalui program ini, limbah organik amonia berhasil dikonversi menjadi pakan alami (flok) sehingga mengeliminasi risiko pencemaran lingkungan lokal secara signifikan. Pengabdian ini berhasil menciptakan ekosistem budidaya perikanan yang bersih, efisien, dan berkelanjutan bagi generasi muda desa.