Xena Aura Dwiputri
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Paparan Sinar Matahari, Pekerjaan dan Aktivitas di Luar Ruangan meningkatkan Keparahan Derajat Pterygium Xena Aura Dwiputri; Husnun Amalia
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v5i4.26216

Abstract

Pterygium merupakan pertumbuhan jaringan fibrovascular pada konjungtiva yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Paparan sinar matahari, jenis pekerjaan, masa kerja, dan aktivitas luar ruangan diduga berperan dalam progresivitas pterygium, terutama pada usia produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara jenis pekerjaan, masa kerja, paparan sinar matahari, dan aktivitas luar ruangan dengan derajat pterygium. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 62 responden usia produktif dipilih menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober–November 2025 di empat puskesmas di Kota Bogor. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan rekam medis. Derajat pterygium dinilai melalui dokumentasi foto klinis oleh dokter spesialis mata. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis pekerjaan dengan derajat pterygium (p = 0,000), paparan sinar matahari dengan derajat pterygium (p = 0,005) dan aktivitas luar ruangan dengan derajat pterygium (p = 0,007). Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara masa kerja dengan derajat pterygium (p = 0,989). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pekerjaan luar ruangan, paparan sinar matahari, serta aktivitas luar ruangan yang lama berperan dalam meningkatkan keparahan derajat pterygium. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya edukasi, pencegahan, serta deteksi dini pada kelompok berisiko.